Lisa Mariana Diperiksa Terkait Video Mesum: Belum Bisa Banyak Ngomong
Selasa, 15 Juli 2025 - 12:32 WIB
loading...
A
A
A
"LM (Lisa Mariana) ini beberapa waktu lalu itu dilaporkan oleh seseorang dengan laporan yang telah kami terima di Ditressiber Polda Jabar," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan.
Penyidik, ujar Kabid Humas, telah melakukan beberapa proses permintaan keterangan dari saksi pelapor. "Kami sudah meminta keterangan lebih dari satu saksi untuk menguatkan laporan," ujar Kombes Hendra.
Dirressiber Polda Jabar Kombes Resza mengatakan, kasus ini sedang proses penyelidikan, mengumpulkan barang bukti, dan pemeriksaan baik saksi pelapor maupun terduga pelaku.
"Keduanya (Lisa Mariana dan pria bertato) mengakui bahwa mereka memang yang ada dalam video itu. Dari hasil penyelidikan kami ke yang bersangkutan (Lisa Mariana) pun menyadari bahwa itu direkam (sengaja) dan sadar," kata Dirresiber.
Kombes Resza menyebut video itu sudah beredar di salah satu website berbayar.
"Itu lah yang kami kami jadikan objek dalam penyelidikan. Dilihat dari videonya, video ini beredar memang sengaja dibuat. Tapi, untuk penyebarannya kami belum sampai ke website yang menyebarkan," ujar Kombes Resza.
Penyidik, ujar Kabid Humas, telah melakukan beberapa proses permintaan keterangan dari saksi pelapor. "Kami sudah meminta keterangan lebih dari satu saksi untuk menguatkan laporan," ujar Kombes Hendra.
Dirressiber Polda Jabar Kombes Resza mengatakan, kasus ini sedang proses penyelidikan, mengumpulkan barang bukti, dan pemeriksaan baik saksi pelapor maupun terduga pelaku.
"Keduanya (Lisa Mariana dan pria bertato) mengakui bahwa mereka memang yang ada dalam video itu. Dari hasil penyelidikan kami ke yang bersangkutan (Lisa Mariana) pun menyadari bahwa itu direkam (sengaja) dan sadar," kata Dirresiber.
Kombes Resza menyebut video itu sudah beredar di salah satu website berbayar.
"Itu lah yang kami kami jadikan objek dalam penyelidikan. Dilihat dari videonya, video ini beredar memang sengaja dibuat. Tapi, untuk penyebarannya kami belum sampai ke website yang menyebarkan," ujar Kombes Resza.
(shf)
Lihat Juga :