Doktor UI Kembangkan Model Edukasi K3 Turunkan Angka Kecelakaan dan Penyakit Pekerja Sawit
Jum'at, 11 Juli 2025 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Yusef Dwi Jayadi lahir di Pematang Panjang pada tahun 1991 dari latar belakang keluarga sederhana yang tinggal dipinggiran sungai Seruyan Kalimantan Tengah dengan orang tuanya yang bekerja sebagai pedagang ikan dan sembako. Saat ini Yusef menjabat sebagai Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lamandau.
Tidak hanya mencatatkan prestasi melalui disertasinya, tetapi juga menerbitkan buku berjudul Edukasi K3 Pekerja Perkebunan Kelapa Sawit, yang telah dipublikasikan sebagai E-book nasional ber-ISBN pada tahun 2025.
“Karya ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam penguatan budaya keselamatan kerja di sektor perkebunan Indonesia, serta memperluas dampak keilmuan dari hail penelitian,” sebutnya.
Yusef Dwi Jayadi merekomendasikan agar pemerintah menetapkan K3 di sektor perkebunan kelapa sawit sebagai prioritas nasional melalui penegakan kepatuhan dan pengawasan terpadu. Perusahaan sawit diharapkan mengimplementasikan program in secara berkelanjutan dengan membentuk unit khusus, mengintegrasikan edukasi K3 dalam P2K3, serta menjadikannya sebagai kebijakan wajib.
“Di tingkat pekerja, model edukasi K3 perlu dijalankan secara rutin melalui pendampingan kader dan pemanfaatan modul untuk membentuk budaya kerja yang sehat dan aman,” ungkapnya.
Dia juga menyarankan adanya penelitian lanjutan untuk menyesuaikan modul dengan job desk, menambah mater akses layanan kesehatan, memperluas kaderisasi berbasis peer education, serta mengembangkan pelatihan kader melalui program ToT oleh Tim Ahli K3.
Tidak hanya mencatatkan prestasi melalui disertasinya, tetapi juga menerbitkan buku berjudul Edukasi K3 Pekerja Perkebunan Kelapa Sawit, yang telah dipublikasikan sebagai E-book nasional ber-ISBN pada tahun 2025.
“Karya ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam penguatan budaya keselamatan kerja di sektor perkebunan Indonesia, serta memperluas dampak keilmuan dari hail penelitian,” sebutnya.
Yusef Dwi Jayadi merekomendasikan agar pemerintah menetapkan K3 di sektor perkebunan kelapa sawit sebagai prioritas nasional melalui penegakan kepatuhan dan pengawasan terpadu. Perusahaan sawit diharapkan mengimplementasikan program in secara berkelanjutan dengan membentuk unit khusus, mengintegrasikan edukasi K3 dalam P2K3, serta menjadikannya sebagai kebijakan wajib.
“Di tingkat pekerja, model edukasi K3 perlu dijalankan secara rutin melalui pendampingan kader dan pemanfaatan modul untuk membentuk budaya kerja yang sehat dan aman,” ungkapnya.
Dia juga menyarankan adanya penelitian lanjutan untuk menyesuaikan modul dengan job desk, menambah mater akses layanan kesehatan, memperluas kaderisasi berbasis peer education, serta mengembangkan pelatihan kader melalui program ToT oleh Tim Ahli K3.
(shf)
Lihat Juga :