Petrosea Lepas 10 Peserta FOTP di Musi Rawas Utara
Jum'at, 04 Juli 2025 - 16:54 WIB
loading...
Sebanyak 10 peserta terpilih dari wilayah Musi Rawas Utara, Sumatera Utara dalam program Fresh Operator Traineeship Program (FOTP). Foto/Ist
A
A
A
MUSI RAWAS UTARA - Sebanyak 10 peserta terpilih dari wilayah Musi Rawas Utara (Muratara) dalam program Fresh Operator Traineeship Program (FOTP). Pelepasan ini digelar di kediaman Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni pada Minggu, 30 Juni 2025 lalu.
Program FOTP merupakan bentuk komitmen Petrosea, selaku kontraktor pertambangan bekerjasama dengan Barasentosa Lestari (BSL) dalam mencetak tenaga operator alat berat yang kompeten dan siap kerja. Khususnya dari kalangan pemuda lokal.
Baca juga: Tambang, Kesejahteraan Semu, dan Krisis Pangan
Para peserta akan menjalani pelatihan intensif selama satu tahun, terdiri dari tiga bulan pelatihan di Kideco Project, Kalimantan Timur, dan dilanjutkan dengan On the Job Training (OJT) di site BSL di Sumatera Selatan.
Turut hadir dalam seremoni pelepasan ini Bupati Muratara Devi Suhartoni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Defri Fauzul Azim, Project Manager Petrosea Site BSL Fanny Dwi Wibowo, serta perwakilan BSL, Zulkarnaini dan Hermawan.
Dalam sambutannya, Fanny Dwi Wibowo menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mencetak operator handal yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, tetapi juga menjadi aset berharga bagi industri pertambangan nasional.
“Ini juga bentuk nyata komitmen kami untuk membuka peluang kerja bagi anak-anak lokal Muratara,” ujarnya dikutip, Jumat (4/7/2025).
Baca juga: MUI Dukung Pengelolaan Tambang oleh Ormas Keagamaan
Sementara itu, Bupati Devi Suhartoni mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ia menyebut para peserta sebagai “duta besar Muratara” yang akan membawa nama baik daerah lewat keterampilan dan etos kerja di industri pertambangan.
“Dengan potensi alam yang besar dan SDM yang berkualitas, anak-anak Muratara tidak kalah dengan daerah lain. Saya berharap program seperti FOTP ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Muratara,” ujar Bupati Devi.
Program FOTP ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam pemberdayaan pemuda lokal dan penyiapan tenaga kerja industri tambang yang disiplin, kompeten, dan bertanggung jawab.
Program FOTP merupakan bentuk komitmen Petrosea, selaku kontraktor pertambangan bekerjasama dengan Barasentosa Lestari (BSL) dalam mencetak tenaga operator alat berat yang kompeten dan siap kerja. Khususnya dari kalangan pemuda lokal.
Baca juga: Tambang, Kesejahteraan Semu, dan Krisis Pangan
Para peserta akan menjalani pelatihan intensif selama satu tahun, terdiri dari tiga bulan pelatihan di Kideco Project, Kalimantan Timur, dan dilanjutkan dengan On the Job Training (OJT) di site BSL di Sumatera Selatan.
Turut hadir dalam seremoni pelepasan ini Bupati Muratara Devi Suhartoni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Defri Fauzul Azim, Project Manager Petrosea Site BSL Fanny Dwi Wibowo, serta perwakilan BSL, Zulkarnaini dan Hermawan.
Dalam sambutannya, Fanny Dwi Wibowo menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mencetak operator handal yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, tetapi juga menjadi aset berharga bagi industri pertambangan nasional.
“Ini juga bentuk nyata komitmen kami untuk membuka peluang kerja bagi anak-anak lokal Muratara,” ujarnya dikutip, Jumat (4/7/2025).
Baca juga: MUI Dukung Pengelolaan Tambang oleh Ormas Keagamaan
Sementara itu, Bupati Devi Suhartoni mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ia menyebut para peserta sebagai “duta besar Muratara” yang akan membawa nama baik daerah lewat keterampilan dan etos kerja di industri pertambangan.
“Dengan potensi alam yang besar dan SDM yang berkualitas, anak-anak Muratara tidak kalah dengan daerah lain. Saya berharap program seperti FOTP ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Muratara,” ujar Bupati Devi.
Program FOTP ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam pemberdayaan pemuda lokal dan penyiapan tenaga kerja industri tambang yang disiplin, kompeten, dan bertanggung jawab.
(shf)
Lihat Juga :