Usut Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari, Polisi Selidiki Rekaman CCTV
Jum'at, 04 Juli 2025 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Wakasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Didik Arifianto menyatakan, pihaknya memang sudah mengamankan bukti rekaman kamera CCTV yang terpasang di depan masjid area terminal itu. Serta CCTV dari beberapa titik lain yang didapat.
"Kami juga telah mengamankan beberapa alat bukti. Antara lain rekaman CCTV kejadian pengeroyokan serta baju, jaket, dan celana yang dikenakan ketiga pelaku saat mengeroyok korban, masih penyelidikan," ucap Didik Arifianto, saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (4/7/2025).
Sejauh ini petugas sudah memintai keterangan sebanyak lima orang saksi, termasuk satu orang korban yakni Letda Abu Yamin sendiri. Sedangkan tiga orang saksi terbaru yakni petugas terminal serta dua orang dari kru bus.
Baca juga: 3 Pelaku Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang Ditangkap
"Kami memeriksa tiga saksi tambahan. Yaitu, satu saksi merupakan petugas Terminal Arjosari dan dua saksi lainnya dari Perusahaan Otobus (PO)," ujarnya.
Sejauh ini dari sekitar 15 terduga pelaku pengeroyokan sesuai pengakuan korban, baru tiga orang yang ditangkap. Ketiganya berinisial MA, DS, dan MNH, masih berada di Polda Jatim. Diketahui, penahanan mereka dipindahkan sementara atas faktor keamanan.
"Kami juga telah mengamankan beberapa alat bukti. Antara lain rekaman CCTV kejadian pengeroyokan serta baju, jaket, dan celana yang dikenakan ketiga pelaku saat mengeroyok korban, masih penyelidikan," ucap Didik Arifianto, saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (4/7/2025).
Sejauh ini petugas sudah memintai keterangan sebanyak lima orang saksi, termasuk satu orang korban yakni Letda Abu Yamin sendiri. Sedangkan tiga orang saksi terbaru yakni petugas terminal serta dua orang dari kru bus.
Baca juga: 3 Pelaku Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang Ditangkap
"Kami memeriksa tiga saksi tambahan. Yaitu, satu saksi merupakan petugas Terminal Arjosari dan dua saksi lainnya dari Perusahaan Otobus (PO)," ujarnya.
Sejauh ini dari sekitar 15 terduga pelaku pengeroyokan sesuai pengakuan korban, baru tiga orang yang ditangkap. Ketiganya berinisial MA, DS, dan MNH, masih berada di Polda Jatim. Diketahui, penahanan mereka dipindahkan sementara atas faktor keamanan.
Lihat Juga :