Asal Usul Kata Bhayangkara Zaman Kerajaan Majapahit yang Artinya Kami Berbahaya

Selasa, 01 Juli 2025 - 06:03 WIB
loading...
Asal Usul Kata Bhayangkara...
Bhayangkara identik dengan Polri. Hari jadinya selalu diperingati setiap 1 Juli. Ternyata kata Bhayangkara berasal dari bahasa Jawa kuno. Bhayangkara merupakan pasukan pengamanan Raja Majapahit di kala Jayanagara berkuasa. Foto: Ist
A A A
Bhayangkara identik dengan Polri atau kepolisian. Hari jadinya selalu diperingati setiap 1 Juli. Ternyata kata Bhayangkara berasal dari bahasa Jawa kuno.

Bhayangkara merupakan pasukan pengamanan Raja Majapahit di kala Jayanagara berkuasa. Dibentuk oleh Jayanagara, Bhayangkara bisa dibilang semacam Paspampres.

Baca juga: Kisah Runtuhnya Kejayaan Majapahit Setelah Gajah Mada Mangkat

Bhayangkara di zaman Kerajaan Majapahit memiliki tugas khusus dan dibekali peralatan khusus. Bahkan, jumlahnya pun saat itu hanya sedikit dan seperti satuan pasukan Kerajaan Majapahit lainnya. Meski jumlahnya sedikit Bhayangkara berhasil menyelamatkan Jayanagara dari pemberontakan Ra Kuti.

Kata Bhayangkara terdiri dari dua kata 'Bhaya' dan 'Ahangkara'. Kata "Bhaya" bermakna bahaya, berbahaya atau menakutkan. Adapun "Ahangkara" bermakna aku atau kami. Dengan demikian, Bhayangkara memiliki pengertian aku atau kami yang menakutkan atau berbahaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved