7 Fakta Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang, Korban Bertugas di POMAL
Minggu, 29 Juni 2025 - 15:44 WIB
loading...
A
A
A
"Korbannya anggota TNI AL, dikeroyok beberapa orang, tapi kronologinya kurang jelas," kata petugas berinisial B, yang sempat memberikan pertolongan ke korban.
Hal ini juga dikonfirmasi Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati saat ditemui di ruang kerjanya, bahwa korban berdinas di TNI AL, meskipun saat itu di Terminal Arjosari.
"Korban memang anggota aktif TNI, pangkatnya perwira. Kejadiannya sekitar jam 7 malam," ujar Mega Perwira Donowati, ditemui beberapa waktu lalu.
4. Belasan Anggota POMAL Turun ke Terminal
Pascakejadian pengeroyokan anggota TNI AL, belasan anggota TNI AL dari Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) langsung turun ke terminal. Tampak beberapa anggota ada di lokasi sejak Kamis malam hingga Jumat pagi.
Keberadaan mereka diduga kuat mencari para pelaku yang kabur pascakejadian itu. Bahkan hingga Jumat lalu masih ada anggota POMAL yang turun mencari sisa dari pelaku pengeroyokan.
"Ada pertemuan dengan POMAL, karena beliau TNI aktif, jadi pertemuan aktif untuk memintai keterangan kronologinya, (anggota TNI AL) yang aktif lumayan banyak, aparat ke sini, dari POMAL turun mencari pelakunya," ucap Mega Perwira, selaku Kepala Terminal Tipe A Arjosari Malang.
5. Tiga Pelaku Pengeroyokan Diamankan
Petugas gabungan dari kepolisian dan POMAL langsung bergerak sejak Kamis malam. Akhirnya ada tiga orang pengeroyokan sementara ini hingga Minggu (29/6/2025) yang diamankan. "Yang diamankan tiga orang, sisanya belum diamankan, termasuk mandornya Jupang itu lagi dicari," ucap Mega Perwira Donowati.
Tiga orang yang diamankan diduga terlibat pengeroyokan yakni Ahmad Maulana (31), Roni Sejati (25), dan Nurul Hudi (29) ketiganya warga Gang Permadi, Jalan Muharto, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Sedangkan ada dua orang yang diduga pelaku pengeroyokan yakni Mustakim dan Topa, yang masih dalam pencarian.
6. Pengeroyokan karena Cek-Cok
Hal ini juga dikonfirmasi Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati saat ditemui di ruang kerjanya, bahwa korban berdinas di TNI AL, meskipun saat itu di Terminal Arjosari.
"Korban memang anggota aktif TNI, pangkatnya perwira. Kejadiannya sekitar jam 7 malam," ujar Mega Perwira Donowati, ditemui beberapa waktu lalu.
4. Belasan Anggota POMAL Turun ke Terminal
Pascakejadian pengeroyokan anggota TNI AL, belasan anggota TNI AL dari Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) langsung turun ke terminal. Tampak beberapa anggota ada di lokasi sejak Kamis malam hingga Jumat pagi.
Keberadaan mereka diduga kuat mencari para pelaku yang kabur pascakejadian itu. Bahkan hingga Jumat lalu masih ada anggota POMAL yang turun mencari sisa dari pelaku pengeroyokan.
"Ada pertemuan dengan POMAL, karena beliau TNI aktif, jadi pertemuan aktif untuk memintai keterangan kronologinya, (anggota TNI AL) yang aktif lumayan banyak, aparat ke sini, dari POMAL turun mencari pelakunya," ucap Mega Perwira, selaku Kepala Terminal Tipe A Arjosari Malang.
5. Tiga Pelaku Pengeroyokan Diamankan
Petugas gabungan dari kepolisian dan POMAL langsung bergerak sejak Kamis malam. Akhirnya ada tiga orang pengeroyokan sementara ini hingga Minggu (29/6/2025) yang diamankan. "Yang diamankan tiga orang, sisanya belum diamankan, termasuk mandornya Jupang itu lagi dicari," ucap Mega Perwira Donowati.
Tiga orang yang diamankan diduga terlibat pengeroyokan yakni Ahmad Maulana (31), Roni Sejati (25), dan Nurul Hudi (29) ketiganya warga Gang Permadi, Jalan Muharto, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Sedangkan ada dua orang yang diduga pelaku pengeroyokan yakni Mustakim dan Topa, yang masih dalam pencarian.
6. Pengeroyokan karena Cek-Cok
Lihat Juga :