Sidak saat Reses, Legislator Partai Perindo Deli Serdang Herti Sastra Perjuangkan Solusi Infrastruktur hingga Lingkungan Warga
Kamis, 26 Juni 2025 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
“Saya bersama Kepala Desa Bandar Kalifah dan Kepala Desa Bandar Klippa turun langsung meninjau ke lapangan untuk mengetahui dan melihat langsung akar permasalahan yang mengakibatkan sering terjadinya banjir,” tuturnya.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Legislator Partai Perindo Nugra Ramadhan: Petani Milenial Bisa Jadi Pemacu Produksi
Dari hasil peninjauan, ditemukan bahwa saluran parit tidak tersambung sekitar 100 meter, menyebabkan air meluap ke badan jalan. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
“Dengan melihat fakta di lapangan ini, tentu kami akan mencari solusinya, bagaimana untuk menyelesaikan permasalahan parit yang kurang berfungsi,” terangnya.
Tak hanya inspeksi, reses juga dimanfaatkan Herti untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Warga menyambut hangat kesempatan menyuarakan aspirasi secara langsung. Dua hal yang paling dominan adalah jalan rusak dan sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik.
“Saya akan kawal setiap aspirasi yang masuk, agar bisa segera direalisasikan. Ini bukan janji, tapi bentuk tanggung jawab politik dan moral saya sebagai wakil rakyat,” tegas perempuan kelahiran Tongging, 1 Maret 1980 ini.
Herti mengungkapkan, beberapa program pokok pikiran (Pokir) yang telah diperjuangkan sebelumnya, sudah berhasil diwujudkan. Khususnya pembangunan infrastruktur di wilayah Batang Kuis dan Percut Sei Tuan.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Legislator Partai Perindo Nugra Ramadhan: Petani Milenial Bisa Jadi Pemacu Produksi
Dari hasil peninjauan, ditemukan bahwa saluran parit tidak tersambung sekitar 100 meter, menyebabkan air meluap ke badan jalan. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
“Dengan melihat fakta di lapangan ini, tentu kami akan mencari solusinya, bagaimana untuk menyelesaikan permasalahan parit yang kurang berfungsi,” terangnya.
Tak hanya inspeksi, reses juga dimanfaatkan Herti untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Warga menyambut hangat kesempatan menyuarakan aspirasi secara langsung. Dua hal yang paling dominan adalah jalan rusak dan sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik.
“Saya akan kawal setiap aspirasi yang masuk, agar bisa segera direalisasikan. Ini bukan janji, tapi bentuk tanggung jawab politik dan moral saya sebagai wakil rakyat,” tegas perempuan kelahiran Tongging, 1 Maret 1980 ini.
Herti mengungkapkan, beberapa program pokok pikiran (Pokir) yang telah diperjuangkan sebelumnya, sudah berhasil diwujudkan. Khususnya pembangunan infrastruktur di wilayah Batang Kuis dan Percut Sei Tuan.
Lihat Juga :