Akun Media Sosial Masjid Jogokariyan Diblokir, Ini Akun Resmi yang Baru
Rabu, 25 Juni 2025 - 12:41 WIB
loading...
Kabar mengejutkan datang dari Yogyakarta terkait diblokirnya akun resmi Masjid Jogokariyan di media sosial YouTube dan Instagram. Total ada empat akun yang diblokir. Foto/@masjidjogokariyan.id
A
A
A
YOGYAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari Yogyakarta terkait diblokirnya akun resmi Masjid Jogokariyan di media sosial YouTube dan Instagram. Ada empat akun yang diblokir sehingga tidak dapat diakses oleh pengelola dan masyarakat umum.
Masjid Jogokariyan pun tak tinggal diam dan mengumumkan secara resmi pemblokiran akun media sosial mereka oleh YouTube dan Instagram. Pengumuman itu disampaikan melalui akun resmi mereka di Instagram saat ini, @masjidjogokariyan.id yang menjelaskan pemblokiran tersebut.
Baca juga: Akun YouTube dan Instagram Masjid Jogokariyan Diblokir, Ini Penyebabnya
PENGUMUMAN RESMI: Terkait Pemblokiran Akun Resmi Masjid Jogokariyan
Dengan ini kami sampaikan bahwa:
- Akun Instagram @masjidjogokariyan (utama)
- Akun Instagram @remajamasjidjogokariyan
- Akun Instagram @kampoengramadhanjogokariyan
- Akun Instagram Himpunan Anak Anak Masjid Jogokariyan
telah diblokir secara sepihak oleh pihak platform dan tidak lagi bisa diakses hingga waktu yang belum ditentukan.
Baca juga: Masjid Jogokariyan Bagikan 3.500 Porsi Takjil Gratis Setiap Hari, Dana Capai Rp1,5 Miliar
Untuk sementara waktu, seluruh informasi resmi kegiatan Masjid Jogokariyan dan unit-unitnya akan dipusatkan dan disiarkan melalui akun alternatif resmi kami: @masjidjogokariyan.id
Sontak pengumuman ini mendapat berbagai reaksi dari netizen.
"Nyesek banget liatnya.. Tempat produksi kami yg deket dengan mesjid tersebut sangat menyayangkan kenapa pemblokiran hanya sepihak,padahal jika tau kisah mesjid tersebut pasti kagum, pengurusnya keren², cara pengelolaan uang infak dan donasi mantap,.. Semoga bisa segera pulih, dan keadilan bisa ditegakkan.. Aamiin," tulis @drumbandxxx.
"Giliran akun masjid diblokir, giliran akun joget birahi sama promosi judol ga diblokir, miris," timpal @tizirixxx.
"Tetap semangat , tetap Istiqomah dalam kebaikan , akun gugur satu tumbuh seribu ... insyaallah ini malah akan membesarkan nama masjid jogokariyan, Aamiin," tulis hasanurxxx.
"Hilang satu tumbuh seribu.. Semangat masjid Jogokariyan.. Fastabiqul khairat," cetus @irawatyxxx.
Ketua Dewan Suro Masjid Jogokariyan, Ustadz M Jazir mengatakan, pemblokiran pertama terjadi pada akun Instagram unit mereka. akun tersebut bernama Hamas Jogokariyan, atau singkatan dari Himpunan Anak-anak Masjid Jogokariyan.
"Pertama yang diblokir dari situ, anak-anak Hamas," ujarnya, Rabu (25/6/2025).
Setelah itu, pemblokiran berlanjut pada akun Instagram lainnya.
Jazir menduga pemblokiran dilakukan karena pihak Instagram menilai akun Hamas Jogokariyan berafiliasi dengan Hamas Palestina.
"Katanya beberapa kali sudah diberi warning, jadi setiap kita unggah acara terkait tokoh Palestina, kita diingatkan. Terakhir ada acara dengan Husein Gaza pertama YouTubenya diblokir. Ada organisasi Hamas, Himpunan Anak-anak Masjid, ada unggahan Gaza, mungkin itu penyebabnya," tuturnya.
Jazir mengatakan saat ini pengelola masjid sedang berupaya mengajukan banding untuk memulihkan akun-akun tersebut. Disamping itu, pihaknya akan mencari nama baru untuk akun media sosial agar lebih aman sehingga tidak diblokir kembali.
"Mungkin nama Hamas akan kita kasih kepanjangannya, tidak disingkat," katanya.
Masjid Jogokariyan pun tak tinggal diam dan mengumumkan secara resmi pemblokiran akun media sosial mereka oleh YouTube dan Instagram. Pengumuman itu disampaikan melalui akun resmi mereka di Instagram saat ini, @masjidjogokariyan.id yang menjelaskan pemblokiran tersebut.
Baca juga: Akun YouTube dan Instagram Masjid Jogokariyan Diblokir, Ini Penyebabnya
PENGUMUMAN RESMI: Terkait Pemblokiran Akun Resmi Masjid Jogokariyan
Dengan ini kami sampaikan bahwa:
- Akun Instagram @masjidjogokariyan (utama)
- Akun Instagram @remajamasjidjogokariyan
- Akun Instagram @kampoengramadhanjogokariyan
- Akun Instagram Himpunan Anak Anak Masjid Jogokariyan
telah diblokir secara sepihak oleh pihak platform dan tidak lagi bisa diakses hingga waktu yang belum ditentukan.
Baca juga: Masjid Jogokariyan Bagikan 3.500 Porsi Takjil Gratis Setiap Hari, Dana Capai Rp1,5 Miliar
Untuk sementara waktu, seluruh informasi resmi kegiatan Masjid Jogokariyan dan unit-unitnya akan dipusatkan dan disiarkan melalui akun alternatif resmi kami: @masjidjogokariyan.id
Sontak pengumuman ini mendapat berbagai reaksi dari netizen.
"Nyesek banget liatnya.. Tempat produksi kami yg deket dengan mesjid tersebut sangat menyayangkan kenapa pemblokiran hanya sepihak,padahal jika tau kisah mesjid tersebut pasti kagum, pengurusnya keren², cara pengelolaan uang infak dan donasi mantap,.. Semoga bisa segera pulih, dan keadilan bisa ditegakkan.. Aamiin," tulis @drumbandxxx.
"Giliran akun masjid diblokir, giliran akun joget birahi sama promosi judol ga diblokir, miris," timpal @tizirixxx.
"Tetap semangat , tetap Istiqomah dalam kebaikan , akun gugur satu tumbuh seribu ... insyaallah ini malah akan membesarkan nama masjid jogokariyan, Aamiin," tulis hasanurxxx.
"Hilang satu tumbuh seribu.. Semangat masjid Jogokariyan.. Fastabiqul khairat," cetus @irawatyxxx.
Ketua Dewan Suro Masjid Jogokariyan, Ustadz M Jazir mengatakan, pemblokiran pertama terjadi pada akun Instagram unit mereka. akun tersebut bernama Hamas Jogokariyan, atau singkatan dari Himpunan Anak-anak Masjid Jogokariyan.
"Pertama yang diblokir dari situ, anak-anak Hamas," ujarnya, Rabu (25/6/2025).
Setelah itu, pemblokiran berlanjut pada akun Instagram lainnya.
Jazir menduga pemblokiran dilakukan karena pihak Instagram menilai akun Hamas Jogokariyan berafiliasi dengan Hamas Palestina.
"Katanya beberapa kali sudah diberi warning, jadi setiap kita unggah acara terkait tokoh Palestina, kita diingatkan. Terakhir ada acara dengan Husein Gaza pertama YouTubenya diblokir. Ada organisasi Hamas, Himpunan Anak-anak Masjid, ada unggahan Gaza, mungkin itu penyebabnya," tuturnya.
Jazir mengatakan saat ini pengelola masjid sedang berupaya mengajukan banding untuk memulihkan akun-akun tersebut. Disamping itu, pihaknya akan mencari nama baru untuk akun media sosial agar lebih aman sehingga tidak diblokir kembali.
"Mungkin nama Hamas akan kita kasih kepanjangannya, tidak disingkat," katanya.
(shf)
Lihat Juga :