Pentingnya Budi Daya Rumput Laut Berkelanjutan dan Pelestarian Terumbu Karang
Senin, 23 Juni 2025 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Ketersediaan bibit dengan kualitas baik, juga akan mendukung keberlanjutan budi daya rumput laut. Bibit rumput laut perlu disediakan dengan mempertimbangkan aspek geografis dan potensi wilayah setempat. Untuk menjamin ketersediaan bibit rumput laut, perlu dibuat kebun bibit.
”Metodenya bisa dilakukan dengan pemilihan bibit dari hasil panen sebanyak maksimal 20% untuk dijadikan sumber bibit. Pemanfaatan kultur jaringan juga bisa dilakukan sebagai salah satu metode pembibitan, serta penggunaan spora untuk pengembangan bibit generatif,” kata peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Petrus Rani Pong Masak.
Dengan adanya kebun bibit juga akan membantu ketersediaan bibit rumput laut, tidak hanya saat kondisi normal, namun juga saat kondisi darurat, seperti bencana alam. Setelah Badai Seroja di 2021, terjadi kelangkaan bibit rumput laut. ”Namun kami bersyukur, kebun bibit yang kami kembangkan bersama YKAN dapat membantu mengatasi kelangkaan bibit rumput laut di desa-desa sekitar kami,” kata Albert Dethan dari Yayasan Pelita Kasih, Desa Oelolot, Kabupaten Rote Ndao.
Pada kesempatan tersebut juga mengemuka masalah pada budi daya rumput laut, yaitu penyakit. Contohnya adalah penyakit ice-ice. Penyebab primer penyakit rumput laut adalah lingkungan yang tidak mendukung.
”Biasanya ini terkait pencahayaan berlebih, suhu, salinitas, dan arus. Untuk penyebab sekundernya, bisa dari infeksi mikroorganisme atau pencemaran lainnya yang menyebabkan rumput laut stres,” jelas Wilson Lodewyk Tisera, akademisi dari Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
”Metodenya bisa dilakukan dengan pemilihan bibit dari hasil panen sebanyak maksimal 20% untuk dijadikan sumber bibit. Pemanfaatan kultur jaringan juga bisa dilakukan sebagai salah satu metode pembibitan, serta penggunaan spora untuk pengembangan bibit generatif,” kata peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Petrus Rani Pong Masak.
Dengan adanya kebun bibit juga akan membantu ketersediaan bibit rumput laut, tidak hanya saat kondisi normal, namun juga saat kondisi darurat, seperti bencana alam. Setelah Badai Seroja di 2021, terjadi kelangkaan bibit rumput laut. ”Namun kami bersyukur, kebun bibit yang kami kembangkan bersama YKAN dapat membantu mengatasi kelangkaan bibit rumput laut di desa-desa sekitar kami,” kata Albert Dethan dari Yayasan Pelita Kasih, Desa Oelolot, Kabupaten Rote Ndao.
Pada kesempatan tersebut juga mengemuka masalah pada budi daya rumput laut, yaitu penyakit. Contohnya adalah penyakit ice-ice. Penyebab primer penyakit rumput laut adalah lingkungan yang tidak mendukung.
”Biasanya ini terkait pencahayaan berlebih, suhu, salinitas, dan arus. Untuk penyebab sekundernya, bisa dari infeksi mikroorganisme atau pencemaran lainnya yang menyebabkan rumput laut stres,” jelas Wilson Lodewyk Tisera, akademisi dari Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Lihat Juga :