Usia Jakarta Hampir 500 Tahun, Anies: Tak Bisa Dibangun dari Nol
Senin, 16 Juni 2025 - 06:21 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau pemerintah Jakarta memiliki rencana pembangunan, maka jangan sampai begini. Itu rencana pembangunan Pemprov DKI, jangan, itu harus menjadi rencana pembangunan Jakarta. Itu artinya satu kata, kolaborasi," sambungnya.
Dia mencontohkan apa yang membuat Jakarta Future Festival menarik karena kolaborasi. Berbeda jika kegiatan itu pembicaranya hanya berasal dari jajaran Kepala Dinas DKI Jakarta tentu tak bakal ada yang datang di luar ASN malah seolah menjadi rapat internal belaka.
Maka itu, kegiatan dilakukan kolaborasi dengan mengundang berbagai narasumber di luar Pemprov Jakarta. Semua diajak bertukar pikiran dan diajak berbagi imajinasi serta dihadiri banyak orang, khususnya masyarakat umum.
Pendekatan seperti itu haruslah diteruskan sehingga Jakarta akan dapat masa depan yang dahsyat. "Ada satu hal sederhana harus menempel pada pemegang kewenangan, memegang kewenangan bukan berarti menguasai masalah, memegang kewenangan bukan berarti memiliki seluruh pengetahuan, memegang kewenangan harus membuka diri untuk mengundang semua agar kewenangan itu dipakai membuat kebijakan tepat bagi Kota Jakarta," ungkap Anies.
"Kalau Gubernur Pramono Anung tak membuka ruangan seperti ini mungkin nggak ada ruang partisipasi begini, tak ada. Jadi kita sekarang punya kesempatan meneruskan kerja bersama. Kalau saya ditanya apa kata kuncinya maka saya akan jawab kolaborasi, kota ini dimajukan semua orang," katanya.
Dia mencontohkan apa yang membuat Jakarta Future Festival menarik karena kolaborasi. Berbeda jika kegiatan itu pembicaranya hanya berasal dari jajaran Kepala Dinas DKI Jakarta tentu tak bakal ada yang datang di luar ASN malah seolah menjadi rapat internal belaka.
Maka itu, kegiatan dilakukan kolaborasi dengan mengundang berbagai narasumber di luar Pemprov Jakarta. Semua diajak bertukar pikiran dan diajak berbagi imajinasi serta dihadiri banyak orang, khususnya masyarakat umum.
Pendekatan seperti itu haruslah diteruskan sehingga Jakarta akan dapat masa depan yang dahsyat. "Ada satu hal sederhana harus menempel pada pemegang kewenangan, memegang kewenangan bukan berarti menguasai masalah, memegang kewenangan bukan berarti memiliki seluruh pengetahuan, memegang kewenangan harus membuka diri untuk mengundang semua agar kewenangan itu dipakai membuat kebijakan tepat bagi Kota Jakarta," ungkap Anies.
"Kalau Gubernur Pramono Anung tak membuka ruangan seperti ini mungkin nggak ada ruang partisipasi begini, tak ada. Jadi kita sekarang punya kesempatan meneruskan kerja bersama. Kalau saya ditanya apa kata kuncinya maka saya akan jawab kolaborasi, kota ini dimajukan semua orang," katanya.
(jon)
Lihat Juga :