Sadis! Pasutri di Kuansing Riau Rekam saat Aniaya Balita 2 Tahun hingga Tewas

Minggu, 15 Juni 2025 - 22:09 WIB
loading...
Sadis! Pasutri di Kuansing...
Pasangan suami istri berinisial AY (28) dan DP (24) tega menganiaya balita berusia dua tahun hingga tewas di Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau. Foto/SindoNews
A A A
RIAU - Seorang balita di Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau tewas dengan cara mengenaskan. Belakangan diketahui korban ZR (2) tewas dianiaya oleh pasangan suami istri (pasutri) yang mengasuh korban.

Hal ini terungkap setelah Polres Kuansing mengungkap kasus ini dan menangkap AY (28) dan DP (24) yang merupakan pasangan suami istri.

Kapolres Kuansing AKBP Angga F Herlambang menjelaskan kasus ini dilaporkan resmi dengan nomor LP/B/40/VI/2025/SPKT.

Baca juga: Polres Kuantan Singingi Bekuk 3 Pelaku Pembakar Hutan Lindung

"Pada awalnya kedua pelaku sempat mencoba mengelabui keluarga korban. Pelaku mengatakan korban mengalami kecelakaan dan dirawat di RSUD Teluk Kuantan. Setibanya di rumah sakit, korban mendapat perawatan intensif, tetapi meninggal dunia pada Rabu, 11 Juni 2025 pukul 16.00 WIB," katanya, Minggu (15/6/2025).

Setelah mendapat laporan polisi melakukan penyelidikan. Di mana pihak keluarga curiga atas kematian korban. Hal ini dtambah lagi dengan kecurigaan pihak rumah sakit dengan kondisi tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Shilton menjelaskan untuk mengungkap kasus ini setelah mendapat persetujuan, jasad korban diotopsi dan saat ini sudah keluar hasilnya.

Baca juga: Wakapolres Kuansing Patah Tulang usai Ditabrak saat Tertibkan Balap Liar

"Dari hasil pemeriksaan didapat luka pada bagian kepala belakang dan depan akibat benda tumpul. Kemudian luka di leher, luka di tangan dan di kaki. Sebelum tewas korban dianiaya," imbuhnya.

Selain itu polisi juga menyita rekaman di mana pelaku mengabadikan penganiayaan balita perempuan berusia dua tahun itu. Terlihat juga mulut dan kaki dilakban. Ini terlihat juga dari video yang sudah beredar. Pelaku hanya tertawa saat melakukan aksinya," tukasnya.

Kasus ini bermula pada 23 Mei 2025, ibu korban S menitipkan anaknya kepada pelaku. Antara ibu korban dan pelaku merupakan tetangga dan sudah biasa menitipkan anak. Saat itu ibu korban pergi lama karena ada keperluan. "Pengakuan pelaku, menganiaya karena korban rewel. Tapi itu pembelaaan pelaku saja," tukasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved