Universitas Pakuan dan Unisza Malaysia Kolaborasi Bangun Desa Wisata di Kemang Bogor
Minggu, 15 Juni 2025 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Camat Kemang, Imam Mahmudi, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan dukungan penuhnya. Ia mengungkapkan bahwa sejak 2021, Kecamatan Kemang telah mengembangkan kampung batik di tiga desa: Desa Tegal, Parakan Jaya, dan Kelurahan Atang Senjaya, yang masing-masing memiliki motif khas.
"Desa wisata batik dapat menjadi ikon utama Kecamatan Kemang. Apalagi jika proses produksinya ramah lingkungan dan terintegrasi teknologi, tentu ini menjadi nilai tambah yang luar biasa," ujar Imam.
Ia juga menyoroti potensi kuat Kecamatan Kemang dari sisi kearifan lokal, dukungan masyarakat, serta kolaborasi yang telah berjalan sejak 2021 melalui Program Desa Mitra Unggulan Berbasis MBKM dari Unpak.
Imam mengapresiasi kolaborasi Unpak dengan Unisza Malaysia yang telah masuk dalam skema Matching Grant tahun 2024-2025. Proyek bersama ini melibatkan pengembangan produk inovatif berbasis AI, Big Data, dan IoT untuk mempercepat transformasi desa-desa di Kemang menjadi desa wisata berwawasan lingkungan dan teknologi.
"Desa wisata batik dapat menjadi ikon utama Kecamatan Kemang. Apalagi jika proses produksinya ramah lingkungan dan terintegrasi teknologi, tentu ini menjadi nilai tambah yang luar biasa," ujar Imam.
Ia juga menyoroti potensi kuat Kecamatan Kemang dari sisi kearifan lokal, dukungan masyarakat, serta kolaborasi yang telah berjalan sejak 2021 melalui Program Desa Mitra Unggulan Berbasis MBKM dari Unpak.
Imam mengapresiasi kolaborasi Unpak dengan Unisza Malaysia yang telah masuk dalam skema Matching Grant tahun 2024-2025. Proyek bersama ini melibatkan pengembangan produk inovatif berbasis AI, Big Data, dan IoT untuk mempercepat transformasi desa-desa di Kemang menjadi desa wisata berwawasan lingkungan dan teknologi.
(abd)
Lihat Juga :