Lorca Langit Biru Sabet Good Design Award 2020
Selasa, 08 September 2020 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga bisa dengan leluasa dipadu-padankan sendiri oleh pelanggan. "Sudah diperhitungkan, jadi tidak mungkin tidak bagus," kata Lorca. (BACA JUGA: Tarung Ulang Lawan McGregor, Khabib: Tak Menarik, tapi Itu Bisa Terjadi)
Konsep desain Store+ terinspirasi dari mainan lego, dimana setiap orang bisa dengan sesuka hati merangkai blok demi blok dan membuat bentuk mainan sesuai keinginannya. "Jadi kami sediakan 18 variasi komponen sebagai desain basic, pelanggan tinggal mengkombinasikannya mengikuti ukuran ruang, bentuk dan tata letak sesuai selera masing-masing," jelasnya.
Sehingga, setiap pelanggan bisa memberi sentuhan-sentuhan pribadi, seolah-olah mendesain sendiri tata ruangnya. Ide awal Store+ dari riset yang ia lakukan di Australia, tempat ia membuka usaha desain interior. Hasil pengamatannya, banyak perabot yang dijual di pasaran kurang memenuhi kebutuhan pelanggan.
Misalnya, ada perabot yang secara desain diminati pelanggan, tapi ukurannya tidak pas dengan luasan ruangan di rumahnya. Atau sebaliknya, ukurannya pas tapi tidak cocok secara desain. Pengamatan dan riset pasar ini dilakukan di Australia, sehingga ia membuat desain dengan sasaran pasar Australia pula.(BACA JUGA: Doa Warga Raja Ampat: Petahana Harus Tumbang dan Kami Memilih Kotak Kosong)
Namun tidak menutup kemungkinan juga, produk ini cocok diaplikasikan untuk hunian di Indonesia dan negara-negara lain, karena desainnya sangat fleksibel. Dengan model desain minimalis, Store+ sangat mudah dimodifikasi dan diaplikasikan dalam berbagai konsep interior rumah.
Konsep desain Store+ terinspirasi dari mainan lego, dimana setiap orang bisa dengan sesuka hati merangkai blok demi blok dan membuat bentuk mainan sesuai keinginannya. "Jadi kami sediakan 18 variasi komponen sebagai desain basic, pelanggan tinggal mengkombinasikannya mengikuti ukuran ruang, bentuk dan tata letak sesuai selera masing-masing," jelasnya.
Sehingga, setiap pelanggan bisa memberi sentuhan-sentuhan pribadi, seolah-olah mendesain sendiri tata ruangnya. Ide awal Store+ dari riset yang ia lakukan di Australia, tempat ia membuka usaha desain interior. Hasil pengamatannya, banyak perabot yang dijual di pasaran kurang memenuhi kebutuhan pelanggan.
Misalnya, ada perabot yang secara desain diminati pelanggan, tapi ukurannya tidak pas dengan luasan ruangan di rumahnya. Atau sebaliknya, ukurannya pas tapi tidak cocok secara desain. Pengamatan dan riset pasar ini dilakukan di Australia, sehingga ia membuat desain dengan sasaran pasar Australia pula.(BACA JUGA: Doa Warga Raja Ampat: Petahana Harus Tumbang dan Kami Memilih Kotak Kosong)
Namun tidak menutup kemungkinan juga, produk ini cocok diaplikasikan untuk hunian di Indonesia dan negara-negara lain, karena desainnya sangat fleksibel. Dengan model desain minimalis, Store+ sangat mudah dimodifikasi dan diaplikasikan dalam berbagai konsep interior rumah.
(vit)
Lihat Juga :