Ratusan Umat Buddha Ikuti Uji Coba Dharmayatra ke Candi Borobudur
Jum'at, 13 Juni 2025 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
"Sedangkan kalau kunjungan wisata ini kita ada instrukturnya ada banthe yang mendampingi, ada para bikkhu sangha jadi kita bisa secara keagamaan kita lebih terstruktur, bisa lebih tahu nih kita mau melakukan apa secara step-by-step,” sambungnya.
Uji coba ini merupakan bagian realisasi Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang ditetapkan pada 2022. Untuk menyukseskan program itu, telah ditandatangani Nota Kesepahaman Pemanfaatan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon untuk Kepentingan Agama Umat Buddha Indonesia dan Dunia.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Dirjen Bimas Buddha) Kementerian Agama Supriyadi sangat mendukung pelaksanaan Dharmayatra bertajuk Cultural Spiritual Inclusive di Candi Borobudur.
Kegiatan ini memperkokoh posisi Candi Borobudur yang merupakan tempat untuk destinasi kunjungan umat Buddha Indonesia dan dunia.
"Berbagai kegiatan keagamaan digelar di Candi Borobudur seperti peringatan detik-detik Waisak, Kathina, Magha Puja, Asadha Chanting, Pabajja Samanera dan kegiatan lainnya," katanya.
Menyikapi adanya konten media sosial yang mengajak kunjungan ke candi-candi dengan pemilihan kata yang kurang sesuai sangat disesalkan. Untuk itu publik sangat diharapkan dapat menebarkan konten-konten keagamaan yang lebih inspiratif dan positif. Hal ini penting untuk menjaga kerukunan beragama yang sudah terjalin begitu indah di Indonesia.
Uji coba ini merupakan bagian realisasi Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang ditetapkan pada 2022. Untuk menyukseskan program itu, telah ditandatangani Nota Kesepahaman Pemanfaatan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon untuk Kepentingan Agama Umat Buddha Indonesia dan Dunia.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Dirjen Bimas Buddha) Kementerian Agama Supriyadi sangat mendukung pelaksanaan Dharmayatra bertajuk Cultural Spiritual Inclusive di Candi Borobudur.
Kegiatan ini memperkokoh posisi Candi Borobudur yang merupakan tempat untuk destinasi kunjungan umat Buddha Indonesia dan dunia.
"Berbagai kegiatan keagamaan digelar di Candi Borobudur seperti peringatan detik-detik Waisak, Kathina, Magha Puja, Asadha Chanting, Pabajja Samanera dan kegiatan lainnya," katanya.
Menyikapi adanya konten media sosial yang mengajak kunjungan ke candi-candi dengan pemilihan kata yang kurang sesuai sangat disesalkan. Untuk itu publik sangat diharapkan dapat menebarkan konten-konten keagamaan yang lebih inspiratif dan positif. Hal ini penting untuk menjaga kerukunan beragama yang sudah terjalin begitu indah di Indonesia.
(jon)
Lihat Juga :