Penampakan Struktur Candi Kuno Peninggalan Era Mpu Sindok di Lereng Gunung Kawi
Selasa, 10 Juni 2025 - 07:46 WIB
loading...
A
A
A
Area struktur bangunan diduga candi itu telah dipagari dengan pagar bambu memutar berbentuk persegi. Di tengahnya terdapat gundukan tanah lebih tinggi kurang lebih 40 sentimeter, dengan pohon jambu klampok dan pohon nangka berada di atasnya.
Sementara di sisi utara pohon itu ditemukan struktur bangunan bata yang menyerupai candi. Dimana kedalamannya mencapai satu meter dengan area luasan mencapai dua meter persegi. Area itu ditutup tenda semi permanen guna memudahkan penggalian.
Baca juga: Misteri Dua Makam Keturunan Mpu Sindok di Keraton Gunung Kawi
Tampak bebatuan yang ditemukan di struktur itu cukup besar, dengan diameter masing-masing batu bata mencapai 10 x 20 meter. Bebatuan itu membentuk semacam tangga umpak.
Menariknya searah di sisi barat Gunung Kawi berdiri tegak yang diduga menjadi titik kosmologi atau titik peradaban, kemudian di sisi selatan bangunan diduga candi juga terdapat Sungai Metro yang berhulu di Gunung Kawi.
Sementara di sisi timur terdapat sungai kecil juga. Artinya dugaan bangunan candi itu diapit sungai dan berada di lembah Gunung Kawi sisi timur.
Ketua PBBI Pelestari Purbakala dan Budaya Indonesia (PBBI) Jawa Timur Budi Kariono mengungkapkan, awalnya struktur bangunan ini ditemukan tanpa sengaja. Saat itu ia bersama teman-temannya di komunitas dan warga Dusun Bendungan, Desa Landungsari sedang bersih-bersih di sekitar lokasi.
Sementara di sisi utara pohon itu ditemukan struktur bangunan bata yang menyerupai candi. Dimana kedalamannya mencapai satu meter dengan area luasan mencapai dua meter persegi. Area itu ditutup tenda semi permanen guna memudahkan penggalian.
Baca juga: Misteri Dua Makam Keturunan Mpu Sindok di Keraton Gunung Kawi
Tampak bebatuan yang ditemukan di struktur itu cukup besar, dengan diameter masing-masing batu bata mencapai 10 x 20 meter. Bebatuan itu membentuk semacam tangga umpak.
Menariknya searah di sisi barat Gunung Kawi berdiri tegak yang diduga menjadi titik kosmologi atau titik peradaban, kemudian di sisi selatan bangunan diduga candi juga terdapat Sungai Metro yang berhulu di Gunung Kawi.
Sementara di sisi timur terdapat sungai kecil juga. Artinya dugaan bangunan candi itu diapit sungai dan berada di lembah Gunung Kawi sisi timur.
Ketua PBBI Pelestari Purbakala dan Budaya Indonesia (PBBI) Jawa Timur Budi Kariono mengungkapkan, awalnya struktur bangunan ini ditemukan tanpa sengaja. Saat itu ia bersama teman-temannya di komunitas dan warga Dusun Bendungan, Desa Landungsari sedang bersih-bersih di sekitar lokasi.
Lihat Juga :