Situs Gunung Padang di Cianjur Dinilai Layak Dikembangkan untuk Kesejahteraan Warga
Sabtu, 20 September 2025 - 20:10 WIB
loading...
Sejumlah mahasiswa peserta pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional ke Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Foto/Ist
A
A
A
CIANJUR - Situs Gunung Padang dinilai sangat layak dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.
Nanang Sukmana, Koordinator Relawan Penjaga Situs Megalitikum Gunung Padang menyatakan, berdasarkan kajian ilmiah terbaru, batuan di Gunung Padang diperkirakan berusia antara 2.500 hingga 10.000 tahun sebelum Masehi, jauh lebih tua dibandingkan Piramida Mesir. Ia menambahkan, luas situs sekitar 30 hektare.
Baca juga: Piramida Gunung Padang Diklaim Dibangun Bukan oleh Manusia?
"Kuat diduga, ini merupakan situs peribadatan dari masa yang sangat lampau," kata Nanang dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/9/2025).
Dalam PKM Internasional yang didukung oleh BRI, mahasiswa Perbanas Institute menyajikan gagasan pengembangan Gunung Padang ke depan. "Kami fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan warga, pengoptimalan desa wisata, pemanfaatan wakaf, serta strategi ekonomi kreatif berkelanjutan," ujar Hardy Hermawan, mahasiswa peserta PKM.
Nanang Sukmana, Koordinator Relawan Penjaga Situs Megalitikum Gunung Padang menyatakan, berdasarkan kajian ilmiah terbaru, batuan di Gunung Padang diperkirakan berusia antara 2.500 hingga 10.000 tahun sebelum Masehi, jauh lebih tua dibandingkan Piramida Mesir. Ia menambahkan, luas situs sekitar 30 hektare.
Baca juga: Piramida Gunung Padang Diklaim Dibangun Bukan oleh Manusia?
"Kuat diduga, ini merupakan situs peribadatan dari masa yang sangat lampau," kata Nanang dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/9/2025).
Dalam PKM Internasional yang didukung oleh BRI, mahasiswa Perbanas Institute menyajikan gagasan pengembangan Gunung Padang ke depan. "Kami fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan warga, pengoptimalan desa wisata, pemanfaatan wakaf, serta strategi ekonomi kreatif berkelanjutan," ujar Hardy Hermawan, mahasiswa peserta PKM.
Lihat Juga :