Reformasi Birokrasi di Pemko Medan Masih Lemah, Mampukah Bobby Membenahinya

Selasa, 08 September 2020 - 13:00 WIB
loading...
Reformasi Birokrasi...
Pelayanan publik di Kota Medan masih kacau dan belum terjadi perbaikan yang cukup signifikan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini. (Foto/Ilustrasi)
A A A
MEDAN - Pelayanan publik di Kota Medan masih kacau dan belum terjadi perbaikan yang cukup signifikandalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini.

Pemerhati politik dan pemerintahan asal Universitas Sumatera Utara (USU) Dadang Darmawan mengatakan, dirinya terus mengamati persoalan pelayanan publik di Kota Medan seperti,pendidikan, kesehatan, adminduk, infrastruktur dan kesejahteraan.

"Sejauh yang kita amati, pelayanan publik di Kota Medan, utamanya pelayanan wajib seperti pendidikan, kesehatan, adminduk, infrastruktur, kesejahteraan, selama lima tahun terakhir cenderung tidak ada yang menonjol. Bahkan, terkait infrastruktur Medan cenderung banyak dikritik masyarakat," kata Dadang, Selasa (8/9/2020).

Dia mengatakan, apa yang dikerjakan Pemko Medan lima tahun terakhir, nampaknya belum sesuai dengan prinsip melayani. Diantara faktor penyebabnya adalah mentalitas aparatur di lingkup Pemko Medan yang masih belum terbenahi. (BACA JUGA: Catat dan Ingat! Aulia: 2 Tahun Tak Ada Kemajuan di Medan Utara, Saya Mundur dari Jabatan)

"Banyak prinsip pelayanan publik yang belum dipenuhi, seperti prinsip keterbukaan, kecepatan/kemudahan, maupun kenyamanan. Soal utamanya adalah mentalitas aparatur yang belum sepenuhnya berjiwa sebagai pelayan rakyat yang tulus dan ikhlas," ungkap Dadang lagi.

Saat disinggung seberapa penting reformasi pelayanan masyarakat dilakukan sebagai bagian dari reformasi birokrasi untuk Kota Medan, Dadang mengatakan, reformasi birokrasi sungguh sangat penting.

"Terlebih di tengah era globalisasi yang semuanya menuntut pelayan yang lebih inovatif di seluruh bidang kehidupan, yang akan berpengaruh terhadap nasib kesejahteraan suatu bangsa," lanjutnya.

Dadang menyatakan, optimistis, jika ada yang punya konsep bagus untuk mereformasi birokrasi di Pemko Medan, maka kemajuan akan terbuka. (BACA JUGA: Doa Warga Raja Ampat: Petahana Harus Tumbang dan Kami Memilih Kotak Kosong)

"Tentu saja reformasi birokrasi akan membuat Kota Medan Bangkit, setidaknya Kota Medan bisa berkaca dari reformasi yang dilakukan di kota-kota besar, seperti Surabaya, Bandung, Makasar ataupun Jakarta," kata Dadang.

Jika tidak segera fokus pada reformasi birokrasi, Dadang meyakini Medan akan semakin tertinggal dari kota lainnya. Warga pun semakin sengsara. Sebab, inti pemerintahan adalah pelayanan yang prima kepada rakyatnya.

Menurutnya, reformasi birokrasi sangat bergantung pada kemauan politik (political will) pemimpin, dalam hal ini Wali Kota Medan terpilih nantinya.

Di sisi lain, Pasangan Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rachman menyatakan akan berkonsentrasi pada reformasi birokrasi di awal-awal kepemimpinannya, jika kelak diamanahi masyarakat untuk memenangi Pilkada Medan 2020 ini.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Kongres XXXIII, Badko...
Kongres XXXIII, Badko HMI Sumut Kantongi Dukungan Gubernur Bobby Nasuton
1 Dekade Sisumaker Tangsel:...
1 Dekade Sisumaker Tangsel: Pionir Digitalisasi Birokrasi yang Direplikasi Nasional
Bobby Nasution Sambut...
Bobby Nasution Sambut Pangdam I/BB, Pastikan Sumut Gerak Cepat Tanggulangi Bencana
Listrik Tapteng Ditargetkan...
Listrik Tapteng Ditargetkan Normal Jumat, Gubernur Bobby Nasution Gelar Rapat Darurat dengan Menteri ESDM
Gubsu Bobby Nasution...
Gubsu Bobby Nasution Upayakan Pembukaan Akses Tukka yang Terisolasi Akibat Longsor di Tapteng
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Rekomendasi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Berita Terkini
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved