Misteri Kerajaan Dharmasraya, Wangsa Mauli yang Ditaklukkan Majapahit usai Sumpah Palapa
Jum'at, 06 Juni 2025 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Prasasti tertua yang pernah ditemukan nama raja Mauli adalah Prasasti Grahi tahun 1183 yang ada di selatan Thailand, dikutip dari buku "Sejarah Kerajaan Bawahan Majapahit di Luar Jawa dan Luar Negeri". Prasasti ini berisi perintah Maharaja Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa kepada bupati Grahi ang bernama Mahasenapati Galanai, supaya membuat arca Buddha seberat 1 bhara 2 tula dengan nilai emas 10 tamlin.
Orang yang diberi tugas mengerjakan pembuatan arca tersebut adalah Mraten Sri Nano. Lalu, prasasti kedua yang usianya berselang lebih dari satu abad kemudian, yaitu Prasasti Padang Roco tahun 1286.
Prasasti ini menyebut nama raja Swarnabhumi bernama Maharaja Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa, yang dikisahkan telah mendapat kiriman hadiah Arca Amoghapasa dari Raja Kertanagara, Raja Singasari di Pulau Jawa. Arca dari Singasari kemudian ditaruh di Dharmasraya.
Pada naskah Kakawin Pararaton, Dharmasraya disebut sebagai ibu kota dari negeri Bhumi Malayu. Dengan demikian, Tribhuwanaraja bisa juga disebut sebagai raja Melayu. Hal ini barangkali karena wilayah kekuasaannya sudah mulai meluas bukan hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa.
Tribhuwanaraja ada yang menduga sebagai keturunan dari Trailokyaraja. Oleh karena itu, Trailokyaraja kemungkinan bisa juga dianggap sebagai raja Melayu, meskipun Prasasti Grahi tidak menyebutnya dengan jelas.
Orang yang diberi tugas mengerjakan pembuatan arca tersebut adalah Mraten Sri Nano. Lalu, prasasti kedua yang usianya berselang lebih dari satu abad kemudian, yaitu Prasasti Padang Roco tahun 1286.
Prasasti ini menyebut nama raja Swarnabhumi bernama Maharaja Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa, yang dikisahkan telah mendapat kiriman hadiah Arca Amoghapasa dari Raja Kertanagara, Raja Singasari di Pulau Jawa. Arca dari Singasari kemudian ditaruh di Dharmasraya.
Pada naskah Kakawin Pararaton, Dharmasraya disebut sebagai ibu kota dari negeri Bhumi Malayu. Dengan demikian, Tribhuwanaraja bisa juga disebut sebagai raja Melayu. Hal ini barangkali karena wilayah kekuasaannya sudah mulai meluas bukan hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa.
Tribhuwanaraja ada yang menduga sebagai keturunan dari Trailokyaraja. Oleh karena itu, Trailokyaraja kemungkinan bisa juga dianggap sebagai raja Melayu, meskipun Prasasti Grahi tidak menyebutnya dengan jelas.
(rca)
Lihat Juga :