Teknologi AI Jadi Kunci Transformasi Layanan Pajak di Indonesia
Kamis, 05 Juni 2025 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kamu Lulus Kuliah, tapi AI Sudah Ambil Alih Pekerjaan Impianmu? Ini Kata CEO Anthropic!
Hal ini memungkinkan pelaporan yang lebih cepat, pengambilan keputusan berbasis dashboard real-time, serta pemutakhiran otomatis melalui workpapers yang diperbarui secara berkelanjutan.
Tak hanya dalam pelaporan, AI juga mulai memainkan peran penting dalam penyelesaian sengketa pajak.
Partner Tax RSM Indonesia, T. Qivi Hady Daholi mengatakan AI bisa menjadi semacam GPS dalam memetakan strategi penyelesaian kasus pajak. AI membantu menemukan informasi relevan di antara tumpukan data besar, meningkatkan akurasi dan konsistensi dalam analisis, serta memberi wawasan prediktif terhadap kemungkinan hasil akhir.
“Pendekatan ini dapat meminimalkan bias dan mempercepat proses penyelesaian, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan transparan,” sambung Qivi.
Dalam kesempatan yang sama, Partner Technology Consulting RSM Indonesia, Kemal Alfadin menjelaskan perusahaannya telah mengembangkan pendekatan end-to-end untuk implementasi AI. Proses ini dimulai dari penentuan pertanyaan bisnis (business question) hingga pembangunan automation pipeline yang memungkinkan sistem bekerja otomatis dan berkala.
Hal ini memungkinkan pelaporan yang lebih cepat, pengambilan keputusan berbasis dashboard real-time, serta pemutakhiran otomatis melalui workpapers yang diperbarui secara berkelanjutan.
Tak hanya dalam pelaporan, AI juga mulai memainkan peran penting dalam penyelesaian sengketa pajak.
Partner Tax RSM Indonesia, T. Qivi Hady Daholi mengatakan AI bisa menjadi semacam GPS dalam memetakan strategi penyelesaian kasus pajak. AI membantu menemukan informasi relevan di antara tumpukan data besar, meningkatkan akurasi dan konsistensi dalam analisis, serta memberi wawasan prediktif terhadap kemungkinan hasil akhir.
“Pendekatan ini dapat meminimalkan bias dan mempercepat proses penyelesaian, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan transparan,” sambung Qivi.
Dalam kesempatan yang sama, Partner Technology Consulting RSM Indonesia, Kemal Alfadin menjelaskan perusahaannya telah mengembangkan pendekatan end-to-end untuk implementasi AI. Proses ini dimulai dari penentuan pertanyaan bisnis (business question) hingga pembangunan automation pipeline yang memungkinkan sistem bekerja otomatis dan berkala.
Lihat Juga :