Raja Jayanegara Naik Takhta di Usia 15 Tahun Dihadapkan Pertentangan Wangsa dan Konflik Keluarga

Jum'at, 30 Mei 2025 - 07:43 WIB
loading...
Raja Jayanegara Naik...
Raja kedua Kerajaan Majapahit, Jayanagara naik takhta di usia muda, yakni 15 tahun, menggantikan ayahnya, Raden Wijaya pendiri Majapahit yang meninggal dunia. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
RAJA kedua Kerajaan Majapahit, Jayanagara naik takhta di usia muda, yakni 15 tahun. Dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Raden Wijaya pendiri Majapahit yang meninggal dunia. Jayanagara merupakan anak dari Raden Wijaya hasil pernikahannya dengan Dyah Petak, yang merupakan istri terakhir yang dinikahinya.

Saat naik tahta, Jayanagara kemudian memakai gelar Abhiseka Sri Sundarapadnyadewadhiswarana Maharajabhiseka Wikramottunggadewa. Secara kejiwaan Raja Jayanagara adalah seorang raja yang masih berusia sangat muda ketika tampil dalam tampuk kepemimpinan Majapahit, yaitu kurang lebih berumur 15 tahun di mana emosinya sering tidak terkontrol.

Baca juga: Sirnanya Kekebalan Raja Jayanegara dan Akhir Kisah Perselingkuhan

Saat naik tahta itulah terjadi pertentangan antara Wangsa Rajasa, dan para pendukung setianya yang dipelopori oleh Mahapatih Nambi, sehingga menimbulkan pertentangan internal di istana Majapahit. Suasana internal kerajaan saat itu cukup berantakan.



Dikutip dari buku "Arya Wiraraja dan Lamajang Tigang Juru: Menafsir Ulang Sejarah Majapahit Timur", suasana ketidaknyamanan itu dirasakan antara raja dan patihnya dan di antara keduanya memang mempunyai hubungan yang kurang baik. Kecurigaan kerap timbul di antara kedua belah pihak.

Memang tidak bisa menilai dengan detail suasana pertentangan politik, yang terjadi antara Wangsa Rajasa yang ingin memunculkan keturunan Gayatri yang merupakan putri keempat Sri Kertanegara, dengan dukungan Maha Patih Nambi berhadapan dengan Sri Jayanagara yang didukung oleh Wangsa Sinelir dan ibunya Parameswari, maupun kenapa putri kedua dan ketiga Sri Kertanegara tidak memperoleh dukungan dari Wangsa Rajasa.

Tokoh baru bernama Mahapati, memang tidak mengenal nama tokoh Mahapati, yang pada waktu awal konon perjuangan dan pendirian Majapahit, namun tokoh ini tiba-tiba muncul pada saat Mpu Sora sedang terbelit kasus pembunuhan Kebo Anabrang.

Baca juga: Kisah Pemberontakan Ra Kuti yang Memaksa Raja Jayanegara Mengungsi dari Istana Majapahit

Akan tetapi, dari perilaku politik, tokoh Mahapati ini selalu bertentangan dan menjatuhkan tokoh-tokoh yang setia dengan Wangsa Rajasa. Oleh karena itu, karena latar belakang ibunda Jayanagara yang dekat dengan Wangsa Sinelir bisa dinilai bahwa tokoh Mahapati adalah penasihat utama wangsa ini.

Demikian juga penggunaan nama Mahapati yang begitu mirip dengan jabatan pelaksana pemerintahan yang dipegang Mpu Nambi, maka paling tidak Raja Jayanagara mulai mempercayakan pelaksanaan pemerintahan secara informal pada tokoh ini. Sehingga menimbulkan ketidaknyamanan terhadap Mpu Nambi sebagai seorang yang resmi menyandangnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
3 Potret Karya Ivan...
3 Potret Karya Ivan Gunawan di New York Fashion Week 2023, Terinspirasi Kerajaan Majapahit
Rekomendasi
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved