Protesnya Direspons Baik, Ridwan Kamil: Jasa Marga Bela Negara
Selasa, 08 September 2020 - 07:18 WIB
loading...
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi sikap PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang membatalkan penyesuaian tarif Tol Cipularang, dan Tol Padaleunyi. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi sikap PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang membatalkan penyesuaian tarif ruas Tol Cikampek-Purawakarta-Padalarang (Cipularang) dan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).
(Baca juga: Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Naik, Ridwan Kamil Protes )
Diketahui, sebelum penyesuaian tarif diberlakukan 5 September 2020 lalu, Gubernur Jawa Barat, yang akrab disapa Kang Emil itu menyampaikan protes terkait kenaikan tarif di kedua ruas tol tersebut melalui akun media sosialnya.
Bahkan, protes serupa kembali dia sampaikan saat menghadiri acara Hari Jadi ke-115 Pondok Pesantren Surabaya di Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (6/9/2020) kemarin. Dalam kesempatan itu, Kang Emil menyatakan bahwa kenaikan tarif tol di tengah pandemi COVID-19 tidak tepat karena kondisi ekonomi masyarakat sedang terpuruk.
Kang Emil menuturkan, dirinya hanya menyuarakan aspirasi masyarakat yang kerap ditujukan kepadanya. Selain itu, apapun alasannya, penambahan biaya seperti kenaikan tarif tol akan berdampak kontraproduktif di tengah situasi pandemi COVID-19.
(Baca juga: Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Naik, Ridwan Kamil Protes )
Diketahui, sebelum penyesuaian tarif diberlakukan 5 September 2020 lalu, Gubernur Jawa Barat, yang akrab disapa Kang Emil itu menyampaikan protes terkait kenaikan tarif di kedua ruas tol tersebut melalui akun media sosialnya.
Bahkan, protes serupa kembali dia sampaikan saat menghadiri acara Hari Jadi ke-115 Pondok Pesantren Surabaya di Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (6/9/2020) kemarin. Dalam kesempatan itu, Kang Emil menyatakan bahwa kenaikan tarif tol di tengah pandemi COVID-19 tidak tepat karena kondisi ekonomi masyarakat sedang terpuruk.
Kang Emil menuturkan, dirinya hanya menyuarakan aspirasi masyarakat yang kerap ditujukan kepadanya. Selain itu, apapun alasannya, penambahan biaya seperti kenaikan tarif tol akan berdampak kontraproduktif di tengah situasi pandemi COVID-19.
Lihat Juga :