Wakil Rakyat Hingga Wakil Wali Kota Tangerang Dukung Pemberantasan Premanisme
Selasa, 27 Mei 2025 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Dalam jangka panjang, Arief menekankan pentingnya pembinaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya aparat hukum. Pendekatan ini, menurutnya, akan memperkuat ketahanan sosial di tingkat akar rumput dan menciptakan pencegahan yang efektif. "Program ini harus berkelanjutan dan berlandaskan pada koridor hukum, supaya tidak menimbulkan ketidakpastian hukum atau konflik sosial baru di lapangan," lanjutnya.
"Dan pembinaan terhadap para pelaku juga harus melibatkan unsur masyarakat lainnya. Dengan kolaborasi ini, kita tidak hanya menyelesaikan gejalanya saja, tapi juga menyasar inti persoalan premanisme."
Arief berharap program pemberantasan premanisme bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Jika dilakukan dengan tepat dan kolaboratif, ini akan membawa manfaat besar: rasa aman bagi warga, kepastian hukum bagi semua pihak, serta ruang tumbuh yang sehat bagi para pelaku usaha," pungkasnya.
Sementara Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan bahwa upaya pemberantasan premanisme tidak bisa dilakukan hanya oleh satu institusi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama untuk menanggulangi masalah ini secara komprehensif.
"Alhamdulillah, kita sudah bekerja sama dengan jajaran Polres Metro Kota Tangerang. Sejumlah kegiatan telah dilakukan untuk penanganan premanisme di wilayah kita," ujar Maryono kepada wartawan, Selasa (20/5/2025). "Permasalahan ini tidak hanya terjadi di Kota Tangerang, tapi juga di berbagai daerah lain. Oleh karena itu, kita berharap semua komponen di Kota Tangerang bisa bersatu untuk membebaskan kota ini dari premanisme,"ungkapnya.
"Dan pembinaan terhadap para pelaku juga harus melibatkan unsur masyarakat lainnya. Dengan kolaborasi ini, kita tidak hanya menyelesaikan gejalanya saja, tapi juga menyasar inti persoalan premanisme."
Arief berharap program pemberantasan premanisme bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Jika dilakukan dengan tepat dan kolaboratif, ini akan membawa manfaat besar: rasa aman bagi warga, kepastian hukum bagi semua pihak, serta ruang tumbuh yang sehat bagi para pelaku usaha," pungkasnya.
Sementara Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan bahwa upaya pemberantasan premanisme tidak bisa dilakukan hanya oleh satu institusi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama untuk menanggulangi masalah ini secara komprehensif.
"Alhamdulillah, kita sudah bekerja sama dengan jajaran Polres Metro Kota Tangerang. Sejumlah kegiatan telah dilakukan untuk penanganan premanisme di wilayah kita," ujar Maryono kepada wartawan, Selasa (20/5/2025). "Permasalahan ini tidak hanya terjadi di Kota Tangerang, tapi juga di berbagai daerah lain. Oleh karena itu, kita berharap semua komponen di Kota Tangerang bisa bersatu untuk membebaskan kota ini dari premanisme,"ungkapnya.
Lihat Juga :