Sepekan Berlalu Pelempar Batu ke Bus Persik Belum Terungkap, Apa Kendalanya?
Minggu, 18 Mei 2025 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini, kata mantan Kasatreskrim Polres Tulungagung itu, jumlah saksi yang diperiksa tak menutup kemungkinan bertambah. Penyidik Satreskrim Polres Malang juga telah menerima beberapa video rekaman amatir dari ponsel milik tim Persik, dan beberapa dari warga sekitar yang mengetahui kejadian itu. Kepolisian juga telah mengantongi video rekaman kamera CCTV di Stadion Kanjuruhan dan area sekitarnya, termasuk barang bukti dari bebatuan yang dilempar, pecahan kaca, dan bus itu.
"Masih kita proses lebih lanjut, masih kita dalami bukti-bukti yang kita punya, untuk itu karena malam harus kita dalami terkait video-video yang ada beredar," jelasnya.
Pihaknya mengaku tak ada kendala dalam proses penyelidikan dan pengungkapan pelaku. Memang beberapa hari lalu sempat beredar informasi adanya terduga satu pelaku yang tersebar di media sosial (medsos), tetapi hal itu masih didalaminya.
"Ya, itu masih kita proses, kita dalami untuk perkembangan selanjutnya. Nanti kita infokan lagi. Masih kita proses lebih lanjut, masih kita dalami bukti-bukti yang kita punya," jelasnya.
KBO Satreskrim Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menuturkan, ada sebanyak empat video rekaman kamera CCTV yang sudah dikantongi. Jumlah video itu di luar video dari ponsel warga dan tim Persik, baik di luar dan dalam bus.
"Masih kita proses lebih lanjut, masih kita dalami bukti-bukti yang kita punya, untuk itu karena malam harus kita dalami terkait video-video yang ada beredar," jelasnya.
Pihaknya mengaku tak ada kendala dalam proses penyelidikan dan pengungkapan pelaku. Memang beberapa hari lalu sempat beredar informasi adanya terduga satu pelaku yang tersebar di media sosial (medsos), tetapi hal itu masih didalaminya.
"Ya, itu masih kita proses, kita dalami untuk perkembangan selanjutnya. Nanti kita infokan lagi. Masih kita proses lebih lanjut, masih kita dalami bukti-bukti yang kita punya," jelasnya.
KBO Satreskrim Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menuturkan, ada sebanyak empat video rekaman kamera CCTV yang sudah dikantongi. Jumlah video itu di luar video dari ponsel warga dan tim Persik, baik di luar dan dalam bus.
Lihat Juga :