Perkuat Perekonomian Daerah melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur
Kamis, 15 Mei 2025 - 16:07 WIB
loading...
Perayaan Waisak 2569 BE/2025 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah tak hanya mampu memperkuat posisi Candi Borobudur sebagai destinasi spiritual global, tapi juga mendorong perekonomian daerah. Foto: Ist
A
A
A
MAGELANG - Perayaan Waisak 2569 BE/2025 di Candi Borobudur , Magelang, Jawa Tengah tak hanya mampu memperkuat posisi Candi Borobudur sebagai destinasi spiritual global, tapi juga mendorong perekonomian daerah.
Melalui pemberdayaan UMKM dan juga tenaga kerja lokal PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak usahanya, InJourney Destination Management (IDM) sebagai pengelola Candi Borobudur mampu mendorong geliat perekonomian lokal.
Dampak ekonomi dari penyelenggaraan Waisak 2025 di antaranya disumbang oleh tingginya okupansi di wilayah sekitar Borobudur. Dampaknya mulai dari homestay sederhana milik warga di Kampung Ngaran II hingga hotel bintang lima seperti Le Temple mencatat okupansi penuh selama periode penyelenggaraan Waisak 2025.
Baca juga: Menciptakan 'Reputational Capital' di Kawasan Candi Borobudur
Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur Muslih mengatakan, total 152 kamar homestay di kampungnya terisi penuh sebulan sebelum Waisak. Pemesanan kamar sudah dimulai sejak Februari dan mencapai puncak pada April.
IDM juga melibatkan UMKM untuk menyukseskan Waisak sehingga dampak ekonomi pada perekonomian lokal sangat terasa mulai dari UMKM kuliner, kriya, hingga penyedia jasa pariwisata mendapatkan berkah dari perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur.
Melalui pemberdayaan UMKM dan juga tenaga kerja lokal PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak usahanya, InJourney Destination Management (IDM) sebagai pengelola Candi Borobudur mampu mendorong geliat perekonomian lokal.
Dampak ekonomi dari penyelenggaraan Waisak 2025 di antaranya disumbang oleh tingginya okupansi di wilayah sekitar Borobudur. Dampaknya mulai dari homestay sederhana milik warga di Kampung Ngaran II hingga hotel bintang lima seperti Le Temple mencatat okupansi penuh selama periode penyelenggaraan Waisak 2025.
Baca juga: Menciptakan 'Reputational Capital' di Kawasan Candi Borobudur
Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur Muslih mengatakan, total 152 kamar homestay di kampungnya terisi penuh sebulan sebelum Waisak. Pemesanan kamar sudah dimulai sejak Februari dan mencapai puncak pada April.
IDM juga melibatkan UMKM untuk menyukseskan Waisak sehingga dampak ekonomi pada perekonomian lokal sangat terasa mulai dari UMKM kuliner, kriya, hingga penyedia jasa pariwisata mendapatkan berkah dari perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur.
Lihat Juga :