Jalan Tol Kunciran-Serpong Tingkatkan Kualitas dan Estetika
Rabu, 07 Mei 2025 - 23:27 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari jaringan strategis Jakarta Outer Ring Road II (JORR II), Jalan Tol Kunciran–Serpong memegang peran penting dalam meningkatkan konektivitas kawasan barat daya Jabodetabek, serta menjadi akses utama menuju Banten dan Merak dari Jakarta. Tol ini juga berperan penting dalam mempercepat distribusi orang dan barang ke wilayah penyangga seperti Tangerang dan Tangerang Selatan.
Tol Kunciran–Serpong turut mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten melalui pendekatan pembangunan berbasis tata ruang berkelanjutan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan Tangerang Raya. Konektivitas langsung ke Bandara Soekarno-Hatta dan kawasan industri menjadikan jalan tol ini sebagai elemen penting dalam mobilitas logistik dan peningkatan daya saing wilayah.
Berbagai inisiatif peningkatan telah dilakukan PT MTN, antara lain pelapisan ulang permukaan jalan sepanjang 8.884 meter; penyempurnaan pagar pengaman di JPO dan overpass seluas 426,34 m²; pengecatan guardrail sepanjang 40.536,26 meter; pelapisan ulang cat bullnose dan kansteen seluas 2.349,20 m²; pemasangan Oblique Approach Booth (OAB) di Gerbang Tol Kunciran 4 dan 5.
Kemudian penanaman 37.118 tanaman di 5 titik lansekap; penambahan fasilitas publik seperti SPKLU, ruang laktasi, dan toilet difabel; sertifikat Green Toll Road Indonesia kategori Gold dengan nilai 89,76; pelapisan ulang marka jalan seluas 16.707,56 m²; dan pemasangan 15 unit crush cushion sebagai peredam benturan.
Tol Kunciran–Serpong turut mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten melalui pendekatan pembangunan berbasis tata ruang berkelanjutan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan Tangerang Raya. Konektivitas langsung ke Bandara Soekarno-Hatta dan kawasan industri menjadikan jalan tol ini sebagai elemen penting dalam mobilitas logistik dan peningkatan daya saing wilayah.
Berbagai inisiatif peningkatan telah dilakukan PT MTN, antara lain pelapisan ulang permukaan jalan sepanjang 8.884 meter; penyempurnaan pagar pengaman di JPO dan overpass seluas 426,34 m²; pengecatan guardrail sepanjang 40.536,26 meter; pelapisan ulang cat bullnose dan kansteen seluas 2.349,20 m²; pemasangan Oblique Approach Booth (OAB) di Gerbang Tol Kunciran 4 dan 5.
Kemudian penanaman 37.118 tanaman di 5 titik lansekap; penambahan fasilitas publik seperti SPKLU, ruang laktasi, dan toilet difabel; sertifikat Green Toll Road Indonesia kategori Gold dengan nilai 89,76; pelapisan ulang marka jalan seluas 16.707,56 m²; dan pemasangan 15 unit crush cushion sebagai peredam benturan.
(abd)
Lihat Juga :