Momen Tokoh Agama di Tumapel Tak Berani Menentang Keputusan Ken Arok Menikahi Ken Dedes
Senin, 05 Mei 2025 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Keris Mpu Gandring, Pusaka Pembunuh 7 Keturunan Ken Arok
Untuk memperlihatkan kemampuannya, Kertajaya menancapkan tombaknya di tanah dan duduk di atas ujungnya. Namun, para pendeta tetap pada pendiriannya, tidak mau untuk menyembahnya.
Bahkan banyak yang akhirnya meninggalkan Kediri, dan mencari perlindungan di Tumapel. Hal ini membuat jumlah pengikut Ken Arok kian bertambah.
Keturunan dan sanak-kadang orang-orang yang pernah berbuat baik kepada Ken Arok, dipanggil ke Tumapel untuk menerima balas jasa dan disuruh menetap di sana.
Oleh para pengikutnya, Ken Arok diangkat sebagai rajanya dan mengambil nama abhiseka Rajasa Sang Amurwabhumi. Sejak itu, Ken Arok tidak lagi menghadap Raja Kertajaya di Kediri.
Untuk memperlihatkan kemampuannya, Kertajaya menancapkan tombaknya di tanah dan duduk di atas ujungnya. Namun, para pendeta tetap pada pendiriannya, tidak mau untuk menyembahnya.
Bahkan banyak yang akhirnya meninggalkan Kediri, dan mencari perlindungan di Tumapel. Hal ini membuat jumlah pengikut Ken Arok kian bertambah.
Keturunan dan sanak-kadang orang-orang yang pernah berbuat baik kepada Ken Arok, dipanggil ke Tumapel untuk menerima balas jasa dan disuruh menetap di sana.
Oleh para pengikutnya, Ken Arok diangkat sebagai rajanya dan mengambil nama abhiseka Rajasa Sang Amurwabhumi. Sejak itu, Ken Arok tidak lagi menghadap Raja Kertajaya di Kediri.
(shf)
Lihat Juga :