Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kerusuhan May Day Semarang, dari Kelompok Anarko

Sabtu, 03 Mei 2025 - 14:39 WIB
loading...
Polisi Tetapkan 6 Tersangka...
Polrestabes Semarang menetapkan 6 tersangka perusakan dan penyerangan kepada petugas saat Peringatan May Day di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (1/5/2025). FOTO/EKA SETIAWAN
A A A
SEMARANG - Polrestabes Semarang menetapkan 6 tersangka perusakan dan penyerangan kepada petugas saat Peringatan May Day di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (1/5/2025). Mereka tergabung kelompok Anarko .

Dari 6 tersangka, 5 di antaranya mahasiswa perguruan tinggi di Kota Semarang. Masing-masing tersangka; Muhammad Akmal Sajid (MAS, 22) selaku Menteri Koordinator Sosial dan Politik BEM Universitas Negeri Semarang (Unnes), warga asli Kabupaten Kuburaya, Kalimantan Barat yang kontrak di wilayah Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Tersangka kedua adalah Kemal Maulana (KM, 19) selaku Staf Muda Departemen Aksi, Media dan Propaganda BEM FMIPA Unnes. Dia warga Jakarta, semester 2 MIPA Unnes yang tinggal di Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.



Ketiga; Afta Dhiaulhaq Alfahis (ADA, 22) mahasiswa Fakultas MIPA Unnes. Warga asli Bekasi yang tinggal kos di Jalan Pete Raya, Gunungpati, Kota Semarang.

Keempat; Afrizal Nur Hysam (AFH, 19) mahasisswa Universitas Semarang (USM) kelahiran Magelang, yang tinggal di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Kelima; Mohamad Jovan Rizaldi (MJR, 21) mahasiswa DIII Administrasi Pajak Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip), warga asli Kota Serang, Provinsi Banten.

Tersangka keenam; Abdillah Zico Ghiffari (AZG, 22) mahasiswa semester 5, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), kelahiran Magelang, tinggal di Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Informasi yang didapat, AZG ini sudah tidak berkuliah alias DO.

"Mereka tergabung dalam kelompok Anarko. Kami juga temukan WA Group, yang mengindikasikan mereka kelompok Anarko, bertuliskan FMIPA bagian Anarko, enam tersangka ini lima di antaranya masih berstatus mahasiswa," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahduddi di kantornya, Sabtu (3/5/2025).

Baca juga: Aksi May Day di Semarang Diwarnai Kericuhan, Sejumlah Orang Terluka

Peran masing-masing tersangka; MAS ikut konsolidasi pada Rabu (30/4/2025) malam di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Kampus Unnes Gunungpati oleh BEM Unnes, memberikan arahan mulai titik kumpul, dresscode kaus hitam saat aksi membawa perlengkapan P3K, mengajak untuk masuk melakukan demonstrasi pukul 17.00 WIB setelah buruh selesai demonstrasi baru mahasiswa masuk, setiap fakultas menggunakan identitas berupa slayer biru (F MIPA), slayer merah (FH), slayer orange (FT) dan slayer hijau (FK).

Dia juga mengetahui aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dalam rangka May Day di Kantor Gubernur Jateng Jl. Pahlawan Kota Semarang dari awal memang direncanakan untuk dibuat ricuh. Dia ikut aksi di lapangan. Sementara tersangka KM ikut konsolidasi di Unnes dan melempar pagar pembatas taman ke arah pintu pagar Bunernuran dengan tersangka ADA. Tersangka ANH melempar batu dan penendang polisi saat pengamanan demonstrasi. Tersangka MJR melempar batu dan besi kepada polisi yang mengamankan aksi demonstrasi. Tersangka AZG juga melempar botol, potongan besi dan memukul polisi yang mengamankan aksi demonstrasi.

Enam tersangka ini sebelumnya diamankan bersama 8 orang lainnya pasca-ricuh di aksi Mayday itu. Totalnya 14 orang. Selain 6 orang ini, dilepaskan lagi karena tidak memenuhi cukup bukti untuk ditetapkan tersangka.

Kombes Syahduddi mengatakan awalnya saat Mayday buruh beraksi dengan damai dan kondusif. Polisi melakukan pengamanan dengan humanis. Namun, sekira pukul 17.00 WIB, datang kelompok tersebut (Anarko) pakai atribut warna hitam. Saat itu polisi melakukan kanalisasi sehingga jelas berbeda antara kelompok buruh dengan Anarko.

"Mereka yang kelompok dresscode hitam (Anarko) datang langsung bakar ban, saat petugas mau memadamkan diserang, merusak beberapa fasilitas umum. Hampir tidak ada dialog. Mereka menyerang petugas dengan benda-benda di sekitar mereka dan juga yang mereka bawa dalam tas," kata Kombes Syahduddi.

Kombes Syahduddi mengatakan pihaknya masih mengembangkan penyelidikan insiden ini. Termasuk akan mengejar siapa penggerak di balik aksi ricuh tersebut. "Ada indikasi (digerakkan), kami lakukan pengejaran dan kami pastikan akan lakukan penegakan hukum," kata Kombes Syahduddi.

Dia mengemukakan 6 tersangka dijerat Pasal 214 KUHP juncto Pasal 170 KUHP. Ancaman pidananya 7 tahun penjara. Mereka semua ditahan di Polrestabes Semarang. Kerugiannya fasilitas milik Pemkot Semarang rusak dan 3 anggota Polri terluka.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Penangkapan 101 Orang...
Penangkapan 101 Orang saat May Day Dinilai sesuai Prosedur, Lemkapi: Cegah Gangguan Keamanan
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
Dalang Rencana Anarkis...
Dalang Rencana Anarkis Aksi May Day di Jakarta Diburu
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
Berniat Bikin Rusuh...
Berniat Bikin Rusuh Hari Buruh di Jakarta, 101 Orang yang Ditangkap Tak Bakal Ditahan
Buruh Dapat Sembako...
Buruh Dapat Sembako di May Day 2026, Andi Gani: Tak Ada dari Oligarki dan APBN yang Dipakai
Potret Aksi Hari Buruh...
Potret Aksi Hari Buruh Sedunia di Palembang
Hari Buruh 2026, Serikat...
Hari Buruh 2026, Serikat Pekerja Rokok Jatim Desak Pemerintah Jaga Sektor Tembakau
Rekomendasi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
6 Strategi untuk Mempertahankan...
6 Strategi untuk Mempertahankan Ibu Kota dari Serangan Musuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved