Kadishub Akui PAD Parkir di Jakarta Menurun sejak Banyak Mesin TPE Rusak Beralih ke Jukir
Jum'at, 25 April 2025 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, mesin parkir elektronik itu telah dibangun sejak 2016 dan disebar ke ratusan titik. Hanya saja, kata dia, sejak 2018-2019 terkendala suku cadang untuk perbaikan.
"Ya, memang mesin terminal parkir elektronik (TPE) ini dibangun tahun 2016. Total sebanyak 201 titik. Dan kemudian, ini mesin dari Swedia ya. Mereknya KAYE, tulisannya Calle. Dan tentu ada kendala dari spare part. Sehingga sejak tahun 2018-2019 ini terkendala spare partnya. After salesnya kurang baik. Sehingga itu banyak yang rusak," ujar Syafrin.
Baca juga: Pungut Tarif Rp60 Ribu ke Pengunjung Pasar Tanah Abang, Juru Parkir Liar Ditangkap
Syafrin berharap ke depan ada pembaruan sehingga kendala mesin parkir bisa ditangani oleh komponen dari dalam negeri. "Sehingga pemanfaatan komponen dalam negeri itu lebih diutamakan. Sehingga nantinya ini selain kehandalannya dijamin dan juga pasokan spare part, karena komponen dalam negeri itu lebih baik," ucapnya.
"Ya, memang mesin terminal parkir elektronik (TPE) ini dibangun tahun 2016. Total sebanyak 201 titik. Dan kemudian, ini mesin dari Swedia ya. Mereknya KAYE, tulisannya Calle. Dan tentu ada kendala dari spare part. Sehingga sejak tahun 2018-2019 ini terkendala spare partnya. After salesnya kurang baik. Sehingga itu banyak yang rusak," ujar Syafrin.
Baca juga: Pungut Tarif Rp60 Ribu ke Pengunjung Pasar Tanah Abang, Juru Parkir Liar Ditangkap
Syafrin berharap ke depan ada pembaruan sehingga kendala mesin parkir bisa ditangani oleh komponen dari dalam negeri. "Sehingga pemanfaatan komponen dalam negeri itu lebih diutamakan. Sehingga nantinya ini selain kehandalannya dijamin dan juga pasokan spare part, karena komponen dalam negeri itu lebih baik," ucapnya.
(rca)
Lihat Juga :