Mengenal Mula-Malurung, Prasasti Tertua Ketiga Warisan Kerajaan Singasari
Rabu, 23 April 2025 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, prasasti Mula-Malurung dapat digunakan untuk mengecek uraian Pararaton dan Nagarakretagama tentang Singasari. Prasasti Mula-Malurung dikeluarkan oleh raja-raja yang diangkat oleh Raja Seminingrat pada tahun 1255 Masehi, untuk memperkuat dan mengesahkan hadiah sima swatantra kepada Sang Pranaraja dari Sang Prabu Bhatara Parameswara yang telah wafat, dan dari Naraya Seminingrat yang sedang memerintah seluruh Pulau Jawa, atas jasa-jasanya yang berlimpah-limpah, terdiri dari dua desa, yakni Desa Mula dan Malurung, yang terletak di sebelah utara ibu kota.
Itulah sebabnya, prasasti itu disebut prasasti Mula-Malurung. Para raja di seluruh tanah Jawa, yang dikepalai oleh Sri Kertanegara, tidak menaruh keberatan. Pada waktu itu, Sri Kertanagara menjadi raja di Daha, daerah Kediri, sebagaimana pada Lempengan VII A prasasti tersebut.
Baca juga: Kisah Penyatuan Kekuasaan Kerajaan Singasari dan Kediri Tertulis dalam Prasasti Mula-Malurung
Dari uraian prasasti Mula-Malurung, terungkap bahwa penobatan Sri Kertanagara pada tahun 1254 dimaksudkan untuk menjadi raja di Daha, bukan untuk menggantikan Sang Prabu Seminingrat alias Wisnuwardhana. Pernyataan bahwa Sri Kertanagara mengepalai sesama raja, menunjukkan bahwa beliau adalah raja mahkota yang suatu saat akan menggantikan Sang Prabu Seminingrat.
Itulah sebabnya, prasasti itu disebut prasasti Mula-Malurung. Para raja di seluruh tanah Jawa, yang dikepalai oleh Sri Kertanegara, tidak menaruh keberatan. Pada waktu itu, Sri Kertanagara menjadi raja di Daha, daerah Kediri, sebagaimana pada Lempengan VII A prasasti tersebut.
Baca juga: Kisah Penyatuan Kekuasaan Kerajaan Singasari dan Kediri Tertulis dalam Prasasti Mula-Malurung
Dari uraian prasasti Mula-Malurung, terungkap bahwa penobatan Sri Kertanagara pada tahun 1254 dimaksudkan untuk menjadi raja di Daha, bukan untuk menggantikan Sang Prabu Seminingrat alias Wisnuwardhana. Pernyataan bahwa Sri Kertanagara mengepalai sesama raja, menunjukkan bahwa beliau adalah raja mahkota yang suatu saat akan menggantikan Sang Prabu Seminingrat.
(abd)
Lihat Juga :