Panembahan Senopati Membangkang! Ini Isi Pesan Rahasia dari Utusan Sultan Hadiwijaya

Selasa, 22 April 2025 - 08:17 WIB
loading...
Panembahan Senopati...
Panembahan Senopati yang berkuasa di alas Mentaok, cikal bakal Kerajaan Mataram pernah mendapat tamu dua utusan khusus dari Raja Pajang Sultan Hadiwijaya. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
PANEMBAHAN Senopati yang berkuasa di Mataram pernah mendapat tamu dua utusan khusus dari Kerajaan Pajang. Mereka datang untuk menyampaikan beberapa pesan penguasa Kerajaan Pajang Sultan Hadiwijaya kepada Panembahan Senopati yang sudah dua tahun tak menghadap.

Panembahan Senopati awalnya sempat menyanggupi supaya dirinya menghadap ke Pajang menemui Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir, penguasa Pajang, yang kala itu masih menguasai wilayah Mataram di Alas Mentaok.

Baca juga: Cerita Mistis Raja Pajang Sultan Hadiwijaya Dikalahkan Pasukan Gaib Mataram Pimpinan Panembahan Senopati

Selanjutnya Panembahan Senopati lantas melaporkan bahwa Ki Pamanahan meninggal bersama Ki Juru Martani.

Tapi yang terjadi setelah itu Panembahan Senopati mulai menunjukkan pembangkangannya, hingga membuat Sultan Hadiwijaya mengirimkan Ki Wuragil dan Ngabehi Wila Marta. Keduanya pun sempat bertemu dengan Panembahan Senopati di Lipura.



Saat itu Senopati tengah berkuda lantas diberikan pesan dari Sultan Hadiwijaya. Tapi sebagaimana dikutip dari "Tuah Bumi Mataram: Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II", ternyata pesan itu direspon negatif oleh Panembahan Senopati.

Panembahan Senopati menunjukkan pembangkangannya yang nyata ke Sultan Hadiwijaya, yang merupakan penguasa wilayah Mataram yang diberikan kepada ayahnya.

Baca juga: Siasat Cerdik Panembahan Senopati Gunakan Perempuan Cantik Taklukkan Madiun

Bahkan konon pesan dari Sultan Hadiwijaya itu dijawab dengan ketus oleh Panembahan Senopati, yang sudah diangkat sebagai anak oleh Sultan Pajang itu.

Tapi menariknya perkataan dari Panembahan Senopati ke Sultan Hadiwijaya tidak disampaikan secara utuh oleh dua utusan Pajang itu.

Wuragil dan Wila Marta membuat laporan palsu ke Sultan Hadiwijaya. Indikasi pembangkangan nyata Panembahan Senopati tidak dilaporkan ke Sultan Pajang.

Maka sebagai gantinya, kedua utusan itu memberikan laporan palsu kepada Sultan Hadiwijaya. Keduanya menyatakan bahwa Panembahan Senopati bersedia menghadap ke Pajang.

Namun mereka berdua diminta untuk pulang dulu nanti ia akan menyusul. Mendengar laporan kedua utusannya itu, Kanjeng Sultan percaya saja dan tidak bertanya lebih lanjut.

Di sisi lain, adanya utusan Pajang yang datang ke Mataram didengar oleh Ki Juru Martani, paman Panembahan Senopati.

Ia merasa kecewa melihat perlakuan keponakannya, dan menegur Panembahan Senopati. Apalagi selama ini Ki Juru Martani merupakan penasehat Mataram, yang juga dipasrahi Panembahan Senopati (Sutawijaya) muda usai ayahnya Ki Pamanahan meninggal dunia.

Bahkan bersama Ki Juru Martani pulalah Panembahan Senopati menghadap Sultan Hadiwijaya usai Ki Pamanahan meninggal. Selanjutnya Sultan Hadiwijaya mengangkat Panembahan Senopati sebagai pemimpin di Mataram menggantikan ayahnya, tapi masih menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Pajang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Mistik Sultan...
Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah
Kisah Nyimas Utari,...
Kisah Nyimas Utari, Mata-Mata Pembunuh Jenderal VOC
Sejarah Nasi Uduk, Berawal...
Sejarah Nasi Uduk, Berawal dari Kegemaran Sultan Agung Mataram Menyantap Nasi Arab
Rekomendasi
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan...
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan Klaim Rumah Sarwendah: Mengapa Cicilan Masih Dibayar Ruben?
Berita Terkini
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved