Gunung Marapi Meletus Disusul Gempa Bumi Magnitudo 4,4
Rabu, 16 April 2025 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Sampai berita ini ditulis belum ada laporan kerusakan yang terjadi pasca gempa 4,4 tersebut, namun beberapa warga melaporkan mereka merasakan gempa itu.
“Ya tadi saya merasakan gempa, saat duduk, kuat juga tapi tidak ada kerusakan,” kata Ardi (54) warga Lubuk Basung.
Ardi melanjutkan setelah gempa ini, warga melanjutkan aktivitas, tapi bagi warga yang sedang melakukan aktivitas mereka tidak merasakan gempa.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).
Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah.
“Ya tadi saya merasakan gempa, saat duduk, kuat juga tapi tidak ada kerusakan,” kata Ardi (54) warga Lubuk Basung.
Ardi melanjutkan setelah gempa ini, warga melanjutkan aktivitas, tapi bagi warga yang sedang melakukan aktivitas mereka tidak merasakan gempa.
Status Waspada
Saat ini kondisi gunung Marapi masih level II atau Waspada. Pos Pengamatan Gunungapi memberikan rekomendasi, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat kawah verbeek Gunung Marapi.Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).
Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah.
(shf)
Lihat Juga :