Bulan Ini, China Uji Coba Mata Uang Digital
Minggu, 03 Mei 2020 - 15:00 WIB
loading...
China uji coba mata uang digital di bulan Mei 2020 ini. Foto/South China Morning Post
A
A
A
BEIJING - Persaingan Republik Rakyat China dengan Amerika Serikat semakin sengit. Konsultan manajemen multinasional, McKinsey mengabarkan China ingin mendominasi lanskap digital di dunia, mengalahkan seterunya AS.
Ya, abad sekarang adalah abad digital, menguasai teknologi digital merupakan syarat utama menjadi kekuatan nomor wahid di dunia.
China pun berambisi menjadi yang teratas di bidang Artificial Intelligence (AI), teknologi otonom, Internet of Thing (IoT), dan mata uang digital sebagai alat pembayaran masa mendatang.
Melansir dari Irish Tech News pada 30 April 2020, Negeri Tirai Bambu bersiap menguji coba mata uang digital yuan di bulan Mei ini.
Bukan tanpa sebab China meluncurkan mata uang digital. Menurut McKinsey, manufaktur China menyumbang 28% dariproduksi dunia, 10% lebih tinggi dari AS. Selain itu, pada 2019, China menyumbang 40% dari transaksi e-commerce, naik 1% dari tahun 2018. Karena itu, mereka ingin perdagangan mereka menggunakan mata uang digital buatan sendiri.
Melansir dari The Guardian, 30 April, Pemerintah China akan menguji coba pembayaran mata uang digital mereka di empat kota besar: Shenzhen, Suzhou, Chengdu, dan kota baru Xiong'an di selatan Beijing. Uji coba ini sebagai persiapan Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing.
Ya, abad sekarang adalah abad digital, menguasai teknologi digital merupakan syarat utama menjadi kekuatan nomor wahid di dunia.
China pun berambisi menjadi yang teratas di bidang Artificial Intelligence (AI), teknologi otonom, Internet of Thing (IoT), dan mata uang digital sebagai alat pembayaran masa mendatang.
Melansir dari Irish Tech News pada 30 April 2020, Negeri Tirai Bambu bersiap menguji coba mata uang digital yuan di bulan Mei ini.
Bukan tanpa sebab China meluncurkan mata uang digital. Menurut McKinsey, manufaktur China menyumbang 28% dariproduksi dunia, 10% lebih tinggi dari AS. Selain itu, pada 2019, China menyumbang 40% dari transaksi e-commerce, naik 1% dari tahun 2018. Karena itu, mereka ingin perdagangan mereka menggunakan mata uang digital buatan sendiri.
Melansir dari The Guardian, 30 April, Pemerintah China akan menguji coba pembayaran mata uang digital mereka di empat kota besar: Shenzhen, Suzhou, Chengdu, dan kota baru Xiong'an di selatan Beijing. Uji coba ini sebagai persiapan Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing.
Lihat Juga :