Pengakuan Santri Korban Bullying Senior di Pesantren, AMRM: Saya Ditendang Sebelum Dibakar

Sabtu, 12 April 2025 - 17:50 WIB
loading...
Pengakuan Santri Korban...
Santri Pondok Pesantren Al Islam Meeto, Desa Mattirobulu, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara inisial AMRM (13) korban bullying dua seniornya. Foto/SindoNews
A A A
KOLAKA - Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islam Meeto, Desa Mattirobulu, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) inisial AMRM (13) korban bullying atau perundungan oleh dua seniornya akhirnya angkat bicara. Dia mengaku disiram pertalite dan dibakar oleh kedua pelaku.

AMRM menepis anggapan jika dirinya tidak sengaja terbakar. Dia menyebut para pelaku benar-benar sengaja menyiramnya pertalite dan membakarnya. "Satu orang menyiram saya kemudian satunya lagi bakar ranting pakai korek api dan lemparkan ke saya," bebernya, Sabtu (12/4/2025)

Dia menuturkan kronologi bermula saat dirinya berada dalam asrama. Pelaku lebih awal mencukur alisnya lalu ke belakang pondok. Tidak lama kemudian mereka mengutus santri lain memanggilnya ke lokasi kejadian.

Baca juga: Jadi Korban Bullying, Seorang Santri Ponpes di Kolaka Utara Dibakar Senior

"Saya tidak pakai baju dan hanya pakai sarung karena juga mau mandi di sungai. Ada dua orang bawa pertalite dan kedua pelaku sudah menunggu di lokasi bersama satu santri lain," paparnya.

Setelah bertemu korban di lokasi, salah satu pelaku mencukur rambutnya secara acak. Korban pun dipaksa mencium pertalite jika ingin rambutnya dirapikan. "Saya tidak mau lalu disiram bensin ke badan saya dan lemparkan saya ranting yang sudah dibakar," tuturnya.

Saat terbakar, dirinya berupaya berguling-guling ke tanah untuk memadamkan api. Saat padam, dia langsung berlari ke sungai menceburkan diri karena kepanasan dan kulitnya mengelupas. "Jadi ada lima orang semua. 2 orang bawa pertalite yang disuruh dua pelaku dan ada satu santri yang juga hadir di lokasi yang sempat bantu saya padamkan api," paparnya.

Baca juga: Ivan Sugianto Divonis 9 Bulan Penjara Terkait Kasus Bullying Siswa SMK Gloria 2

Dia mengaku sering dihajar oleh para pelaku. Penganiayaan itu pertama kali dirasakan pada awal semester. "Saya ditempeleng dan kepala saya diinjak pelaku. Tidak tahu sudah berapa kali karena sering. Sebelum dibakar, saya juga sempat ditendang karena tidak mau hirup bensin itu (pertalite)," ungkapnya.

Ayah korban bernama Alfin mengaku marah dan meminta dengan tegas aparat mengusut dan menindak tegas para pelaku. Alfin juga tidak terima pernyataan dari pihak ponpes yang menurutnya bertentangan dengan pengakuan putranya.

"Masa disiram dan dibakar dikatakan hanya main-main dan tidak sengaja. Sementara anak saya mengaku jika ia sering dipukuli pelaku di pondok,"kesalnya.

Sebelumnya, Kapolres Kolut AKBP Ritman Todoan Agung Gultom menyampaikan telah mengamankan dua pelaku yakni inisial H (12) dan AM (14). Korban alami luka bakar 27% pada bagian leher belakang hingga pinggang, tangan, perut hingga pangkal paha.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved