Kisah Raja Singasari Wisnuwardhana Menumpas Amukan Pemberontak Linggapati
Sabtu, 12 April 2025 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Dalam prasasti tersebut dijelaskan bahwa Kertanagara sudah sebagai raja di Singasari sebagaimana juga tercantum dalam Kakawin Nagarakretagama yang mengatakan Wisnuwardhana telah menobatkan anaknya menjadi raja dalam tahun 1254 M.
Apa latar belakang tindakan itu tidak jelas. Beberapa dugaan telah dilancarkan oleh beberapa sarjana, tetapi agaknya tindakan itu tidak lain dari pengukuhan seorang anak menjadi yuwaraja atau kumararaja.
Konon di masa Wisnuwardhana itu juga Singasari sempat membasmi perusuh yang merusak ketentraman negara. Kakawin Nagarakretagama mengisahkan bagaimana sosok Linggapati dan pengikutnya yang dibunuh Wisnuwardhana. Mereka dianggap sebagai perusuh yang merusak ketentraman Kerajaan Singasari.
Langkah ini membuat takut semua musuh sang Raja Singasari. Kala itu Linggapati dan sisa pasukannya sempat bertahan di Mahibit, tapi oleh pemimpin pasukan kerajaan Mahisa Bungalan berhasil ditumpas dan dirobohkan pertahanannya sebagaimana terdapat di Kitab Pararaton.
Sayang tidak ada keterangan sejarah lain yang dapat mengetahui peristiwa tersebut, termasuk pembuatan perbentengan di Canggu Lor dalam tahun 1271 M. Canggu Lor terletak di tepi Sungai Brantas dan kemungkinan pembuatan perbentengan di Canggu Lor ada hubungannya dengan penyerangan atas Mahibit, karena dapat diperkirakan Mahibit terletak di tepi Sungai Brantas dekat Terung, tidak jauh dari Keraton Majapahit di kemudian hari.
Apa latar belakang tindakan itu tidak jelas. Beberapa dugaan telah dilancarkan oleh beberapa sarjana, tetapi agaknya tindakan itu tidak lain dari pengukuhan seorang anak menjadi yuwaraja atau kumararaja.
Konon di masa Wisnuwardhana itu juga Singasari sempat membasmi perusuh yang merusak ketentraman negara. Kakawin Nagarakretagama mengisahkan bagaimana sosok Linggapati dan pengikutnya yang dibunuh Wisnuwardhana. Mereka dianggap sebagai perusuh yang merusak ketentraman Kerajaan Singasari.
Langkah ini membuat takut semua musuh sang Raja Singasari. Kala itu Linggapati dan sisa pasukannya sempat bertahan di Mahibit, tapi oleh pemimpin pasukan kerajaan Mahisa Bungalan berhasil ditumpas dan dirobohkan pertahanannya sebagaimana terdapat di Kitab Pararaton.
Sayang tidak ada keterangan sejarah lain yang dapat mengetahui peristiwa tersebut, termasuk pembuatan perbentengan di Canggu Lor dalam tahun 1271 M. Canggu Lor terletak di tepi Sungai Brantas dan kemungkinan pembuatan perbentengan di Canggu Lor ada hubungannya dengan penyerangan atas Mahibit, karena dapat diperkirakan Mahibit terletak di tepi Sungai Brantas dekat Terung, tidak jauh dari Keraton Majapahit di kemudian hari.
(jon)
Lihat Juga :