Sungai Harau Meluap, Kabupaten Lima Puluh Kota Terendam Banjir
Sabtu, 05 September 2020 - 19:23 WIB
loading...
Kabupaten Lima Puluh Kota banjir setelah Sungai Harau meluap. FOTO-FOTO : Dok BNPB
A
A
A
JAKARTA - Meski di sejumlah wilayah di Pulau Jawa mulai kekeringan, banjir justru terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Menurut laporan sementara yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota , banjir tersebut terjadi setelah Sungai Harau meluap karena dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi Sabtu (5/9/2020) pagi .
“Berdasarkan laporan sementara, banjir terjadi di Nagari Taram, Kecamatan Harau dan Nagari Batu Payung di Kecamatan Lereh Sago Halaban. Hasil pantauan melalui udara, beberapa rumah, ruas jalan dan area persawahan terendam banji,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Sabtu (5/9/2020) petang.
Hingga saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota masih melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait.(Baca juga : Kekasih Cantiknya Selingkuh, Pria Ini Sebar Foto Syur ke Medsos )
![Sungai Harau Meluap, Kabupaten Lima Puluh Kota Terendam Banjir]()
Sementara itu, menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau, sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Barat masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang.
Menurut laporan sementara yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota , banjir tersebut terjadi setelah Sungai Harau meluap karena dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi Sabtu (5/9/2020) pagi .
“Berdasarkan laporan sementara, banjir terjadi di Nagari Taram, Kecamatan Harau dan Nagari Batu Payung di Kecamatan Lereh Sago Halaban. Hasil pantauan melalui udara, beberapa rumah, ruas jalan dan area persawahan terendam banji,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Sabtu (5/9/2020) petang.
Hingga saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota masih melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait.(Baca juga : Kekasih Cantiknya Selingkuh, Pria Ini Sebar Foto Syur ke Medsos )
.jpg)
Sementara itu, menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau, sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Barat masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang.
Lihat Juga :