Teganya! Oknum Dokter PPDS Anestesi Unpad Suntik Korban 15 Kali hingga Pingsan lalu Dicabuli
Rabu, 09 April 2025 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Menurut keterangan, tersangka melakukan tindakan terhadap FA (21), anak dari salah satu pasien yang dirawat dan dalam kondisi kritis di rumah sakit tersebut.
Baca juga: Unpad Berhentikan Dokter PPDS yang Perkosa Penunggu Pasien di RSHS Bandung
Tersangka awalnya meminta korban untuk menjalani pengambilan sampel darah.
“Korban dibawa dari ruang IGD ke Gedung MCHC lantai 7. Ia juga diminta untuk tidak ditemani oleh adiknya,” ungkap Hendra.
Setibanya di lokasi, korban diminta mengganti pakaian dengan baju operasi berwarna hijau.
Tersangka kemudian menyuruh korban melepas baju dan celana, sebelum akhirnya melakukan penyuntikan jarum di tangan kiri dan kanan korban sekitar 15 kali.
Jarum-jarum tersebut dihubungkan ke selang infus, dan tersangka kemudian menyuntikkan cairan bening ke dalamnya.
“Beberapa menit kemudian, korban merasa pusing lalu tidak sadarkan diri. Ketika sadar, korban langsung diminta mengganti pakaian kembali. Korban baru menyadari bahwa waktu sudah menunjukkan pukul 04.00 WIB ketika kembali ke IGD," ujar Hendra.
Baca juga: Unpad Berhentikan Dokter PPDS yang Perkosa Penunggu Pasien di RSHS Bandung
Tersangka awalnya meminta korban untuk menjalani pengambilan sampel darah.
“Korban dibawa dari ruang IGD ke Gedung MCHC lantai 7. Ia juga diminta untuk tidak ditemani oleh adiknya,” ungkap Hendra.
Setibanya di lokasi, korban diminta mengganti pakaian dengan baju operasi berwarna hijau.
Tersangka kemudian menyuruh korban melepas baju dan celana, sebelum akhirnya melakukan penyuntikan jarum di tangan kiri dan kanan korban sekitar 15 kali.
Jarum-jarum tersebut dihubungkan ke selang infus, dan tersangka kemudian menyuntikkan cairan bening ke dalamnya.
“Beberapa menit kemudian, korban merasa pusing lalu tidak sadarkan diri. Ketika sadar, korban langsung diminta mengganti pakaian kembali. Korban baru menyadari bahwa waktu sudah menunjukkan pukul 04.00 WIB ketika kembali ke IGD," ujar Hendra.
Lihat Juga :