Puncak Arus Balik, One Way Diberlakukan di Jalur Arteri Garut
Sabtu, 05 April 2025 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Arus Balik Jalur Selatan dari Nagreg hingga Cibiru Bandung Padat Merayap
Berdasarkan pantauan siang menjelang sore, arus lalu lintas di Pantura Cirebon terpantau macet dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah imbas diberlakukannya sistem one way di KM 414 hingga 72. Sedangkan di arah sebaliknya, dari Jawa Tengah menuju Jakarta terpantau ramai lancar meski ada kepadatan di sejumlah titiknya, mulai dari kawasan Harjamukti, Kedawung, Plumbon, Palimanan, hingga Arjawinangun.
Para pemudik yang hendak kembali ke Jakarta dari Jalur Pantura Cirebon didominasi kendaraan roda dua, meski ada pula kendaraan roda empat, khususnya mobil pribadi. Namun, sangat memprihatinkan karena masih banyak pengemudi roda dua yang membawa muatan berlebih dalam perjalanannya ke Jakarta.
Bahkan, ada pengemudi roda dua yang membawa 3 penumpang, dua anak kecil dan satu orang dewasa. Terlebih, meski telah membawa penumpang berlebih, dia juga membawa barang bawaan dengan diikat kayu dan tali di bagian belakang motor. Hal itu tentu bisa mengganggu konsentrasi dalam berkendara dan berisiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Saat ini, cuaca di kawasan jalur Pantura Cirebon, tepatnya di kawasan Palimanan, Arjawinangun, hingga ke Tegalgubug kondisinya diguyur hujan. Namun, intensitas hujannya masih tergolong ringan sehingga tak sedikit pemudik roda dua yang tetap melanjutkan perjalanannya.
Berdasarkan pantauan siang menjelang sore, arus lalu lintas di Pantura Cirebon terpantau macet dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah imbas diberlakukannya sistem one way di KM 414 hingga 72. Sedangkan di arah sebaliknya, dari Jawa Tengah menuju Jakarta terpantau ramai lancar meski ada kepadatan di sejumlah titiknya, mulai dari kawasan Harjamukti, Kedawung, Plumbon, Palimanan, hingga Arjawinangun.
Para pemudik yang hendak kembali ke Jakarta dari Jalur Pantura Cirebon didominasi kendaraan roda dua, meski ada pula kendaraan roda empat, khususnya mobil pribadi. Namun, sangat memprihatinkan karena masih banyak pengemudi roda dua yang membawa muatan berlebih dalam perjalanannya ke Jakarta.
Bahkan, ada pengemudi roda dua yang membawa 3 penumpang, dua anak kecil dan satu orang dewasa. Terlebih, meski telah membawa penumpang berlebih, dia juga membawa barang bawaan dengan diikat kayu dan tali di bagian belakang motor. Hal itu tentu bisa mengganggu konsentrasi dalam berkendara dan berisiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Saat ini, cuaca di kawasan jalur Pantura Cirebon, tepatnya di kawasan Palimanan, Arjawinangun, hingga ke Tegalgubug kondisinya diguyur hujan. Namun, intensitas hujannya masih tergolong ringan sehingga tak sedikit pemudik roda dua yang tetap melanjutkan perjalanannya.
(abd)
Lihat Juga :