Kopel Nilai Kinerja DPRD Makassar Menurun

Jum'at, 04 September 2020 - 22:47 WIB
loading...
Kopel Nilai Kinerja...
Gedung DPRD Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Komisi Pemantau Legislatif (Kopel) menilai kenerja DPRD Kota Makassar menurun. Penilaian itu mengacu pada penyelesaian program legislasi daerah (prolegda) tahun 2020.

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga bulan ini baru dua dari total 23 prolegda yang mampu dirampungkan DPRD Makassar. Empat prolegda sementara akan diproses dan sebagian besar lainnya masih menganggur.

Baca juga: Dewan Target Selesaikan Separuh dari 23 Prolegda Hingga Akhir Tahun

"Ini kemunduran lagi karena indikator kinerja, di DPRD kan seberapa banyak produk legislasi yang dihasilkan, belum lagi dari sisi pengawasan dan bagaimana budgetnya," ujar Ketua Bidang Advokasi Kopel Makassar, Dadang

Lebih lanjut Dadang mengatakan, DPRD Makassar dianggap gagal dalam mengambil pelajaran dari tahun-tahun sebelumnya, karena masih tidak mampu mengimplementasikan keseluruhan prolegda.

"Ini semestinya menjadikan pelajaran di mana periode sebelumnya itu tiap tahun mereka gagal, saya kira ini kemunduran kinerja bagi teman-teman di DPRD Kota Makassar," ujarnya.

Dikatakan Dadang, kinerja dewan diharapkan lebih progresif tahun ini, namun melihat kecenderungan tersebut, dirinya justru pesimis seluruh 23 prolegda dapat rampung tahun ini. Sehingga dia menganggap tidak ada perubahan antara periode sebelumnya dan periode sekarang.

Dadang menyebut persoalan sejak awal telah ditampakkan DPRD, karena menetapakn jumlah prolegda sebanyak 23 yang dianggapnya ridak realistis. Pasalnya dalam proses perumusan hingga penetapan, membutuhkan tiga hingga empat bulan, itupun dengan kinerja maksimal.

DPRD kata Dadang semestinya bisa memetakan regulasi apa yang harus didorong, tidak hanya semata-mata ingin menampakkan performa sehingga merumuskan banyak prolegda.

Baca juga: Rudianto Lallo Nilai Sistem Pengamanan di Kantor DPRD Masih Lemah

"Sekarang itu kita tidak membutuhkan kuantitas namun kualitas, bagaimana produk legislatif itu benar-benar implementatif, karena dari hasil penelitian kami di Kopel banyak peraturan di daerah yang sudah menghabiskan anggaran besar tapi kemudian tidak implementatif, hingga akhirnya jadi pajangan saja," ujarnya.

Menurut Dadang, DPRD saat ini terlalu sempit berfikir apalagi menggunakan alasan COVID-19di balik minimnya prolegda yang dirampungkan. Justru dalam masa pandemi kata dia, sistem daring lebih efektif dalam menggenjot komunikasi, dibanding sebelumnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Resmikan Rumah Ngaji...
Resmikan Rumah Ngaji Rappokaling, Begini Harapan Ketua DPRD Makassar
Wali Kota Makassar dan...
Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Hadir di Magical Toraja
Rekomendasi
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
Berita Terkini
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Infografis
5 Pemain dengan Nilai...
5 Pemain dengan Nilai Transfer Termahal di Piala Asia 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved