500 TKA Asal China Ditolak Masuk, Wali Kota: Perketat Perbatasan Kendari dari Arah Bandara
Minggu, 03 Mei 2020 - 13:09 WIB
loading...
Wali Kota Kendari menolak keras kedatangan 500 TKA China pihaknya menginstruksikan aparat gabungan lebih memperketat penjagaan di pintu gerbang masuk Kota Kendari dari arah Bandara Halu Oleo. Foto iNews TV/F Tamenk
A
A
A
KENDARI - Rencana kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China saat pandemi COVID -19 menuai polemik.
Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menolak keras kedatangan ratusan TKA. Karenanya Wali Kota menginstruksikan aparat gabungan untuk lebih memperketat penjagaan di pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Halu Oleo.
Berdasarkan pengamatan Minggu pagi (3/5/2020) petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri dan Dishub serta Pol PP memperketat penjagaan perbatasan pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Haluoleo Hal ini dilakukan karena adanya kabar akan masuknya 500 TKA asal China di wilayah Sulawesi Tenggara untuk bekerja di Morosi, Konawe pada salah satu pabrik pemurnian nikel.
Satu persatu kendaraan yang lewat di perbatasan diperiksa petugas TNI – Polri dan Dinas Perhubungan Kota Kendari. (BACA JUGA: Polda Aceh Perketat Pengawasan di Check Point Perbatasan dengan Sumut)
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, dirinya menolak tegas rencana kedatangan ratusan TKA asal China di tengah pandemi COVID – 19.
Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menolak keras kedatangan ratusan TKA. Karenanya Wali Kota menginstruksikan aparat gabungan untuk lebih memperketat penjagaan di pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Halu Oleo.
Berdasarkan pengamatan Minggu pagi (3/5/2020) petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri dan Dishub serta Pol PP memperketat penjagaan perbatasan pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Haluoleo Hal ini dilakukan karena adanya kabar akan masuknya 500 TKA asal China di wilayah Sulawesi Tenggara untuk bekerja di Morosi, Konawe pada salah satu pabrik pemurnian nikel.
Satu persatu kendaraan yang lewat di perbatasan diperiksa petugas TNI – Polri dan Dinas Perhubungan Kota Kendari. (BACA JUGA: Polda Aceh Perketat Pengawasan di Check Point Perbatasan dengan Sumut)
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, dirinya menolak tegas rencana kedatangan ratusan TKA asal China di tengah pandemi COVID – 19.
Lihat Juga :