18 Anak Terjaring Operasi Konten Pornografi di Warkop
Jum'at, 04 September 2020 - 17:39 WIB
loading...
Satpol PP Kota Surabaya obok-obok warkop untuk operasi pornografi anak-anak. FOTO : SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19 pengunaan ponsel bagi anak-anak semakin lama durasinya. Konten pornografi dan kekerasan anak pun semakin mudah diakses.
Untuk mencegah itu, Satpol PP Kota Surabaya melakukan operasi konten pornografi di seluruh wilayah di Kota Pahlawan. Operasi ini menyasar anak-anak yang nongkrong di warung kopi, kafe, restoran, taman-taman hingga fasilitas publik lainnya.
“Sampai saat ini sudah ada 18 anak yang kami amankan selama operasi. Jadi, pada hari Rabu yang pertama itu kami mengamankan 10 anak, kemudian hari Kamis atau hari kedua kami mengamankan 8 anak. Hari ini kami akan lanjutkan operasi tersebut,” kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto, Jumat (4/9/2020).(Baca juga : Hore... 303 Guru di Surabaya Sembuh dari COVID-19 )
Dia melanjutkan, operasi ini melakukan razia atau pengecekan ponsel para pelajar SD, SMP dan anak-anak yang nongkrong di luar rumah. Semua pihak pun dilibatkan seperti jajaran kepolisian Polrestabes Surabaya, Polres Tanjung Perak, Diskominfo, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Sosial, BPB Linmas dan Satpol PP Surabaya.
“Jadi, nanti ditelusuri latar belakangnya hingga tertarik menyimpan konten tersebut, sehingga nantinya akan diketahui bagaimana proses treatmentnya. Bahkan, orang tuanya kami minta untuk mengawasi anaknya itu supaya tidak berbuat seperti itu lagi,” kata Eddy.
Untuk mencegah itu, Satpol PP Kota Surabaya melakukan operasi konten pornografi di seluruh wilayah di Kota Pahlawan. Operasi ini menyasar anak-anak yang nongkrong di warung kopi, kafe, restoran, taman-taman hingga fasilitas publik lainnya.
“Sampai saat ini sudah ada 18 anak yang kami amankan selama operasi. Jadi, pada hari Rabu yang pertama itu kami mengamankan 10 anak, kemudian hari Kamis atau hari kedua kami mengamankan 8 anak. Hari ini kami akan lanjutkan operasi tersebut,” kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto, Jumat (4/9/2020).(Baca juga : Hore... 303 Guru di Surabaya Sembuh dari COVID-19 )
Dia melanjutkan, operasi ini melakukan razia atau pengecekan ponsel para pelajar SD, SMP dan anak-anak yang nongkrong di luar rumah. Semua pihak pun dilibatkan seperti jajaran kepolisian Polrestabes Surabaya, Polres Tanjung Perak, Diskominfo, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Sosial, BPB Linmas dan Satpol PP Surabaya.
“Jadi, nanti ditelusuri latar belakangnya hingga tertarik menyimpan konten tersebut, sehingga nantinya akan diketahui bagaimana proses treatmentnya. Bahkan, orang tuanya kami minta untuk mengawasi anaknya itu supaya tidak berbuat seperti itu lagi,” kata Eddy.
Lihat Juga :