Abrasi Sungai Mengancam Jalan di Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tindak Cepat dengan Normalisasi!
Jum'at, 14 Maret 2025 - 15:25 WIB
loading...
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP turun langsung ke lokasi abrasi sungai yang terjadi di Desa Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Foto/iNews TV/Afsah
A
A
A
ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP turun langsung ke abrasi sungai yang terjadi di Desa Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, pada Kamis (13/3/2025).
Dalam peninjuan tersebut Bupati Tarmizi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan normalisasi sungai guna mengatasi abrasi yang semakin mengkhawatirkan.
Baca juga: Abrasi dan Banjir Rob Ancam Pesisir Kabupaten Tangerang
"Kondisi sungai yang semakin melebar dan abrasi yang tinggi bisa terus menggerus badan jalan. Ini harus ditangani dengan serius," kata Tarmizi.
Ia pun menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi menjelaskan bahwa tahap awal yang dilakukan adalah penanganan akan dilakukan dengan normalisasi sungai sepanjang 400 meter guna mengalihkan arus sungai.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan melakukan pemancangan pohon kelapa sepanjang 35 meter sebagai langkah darurat untuk mencegah kerusakan badan jalan.
Baca juga: Miris! Desa Kuala Besar Langkat Terancam Tenggelam Akibat Abrasi
“Setelah itu nantinya pembangunan beronjong akan dilakukan guna memperkuat struktur tebing sungai secara permanen,” kata Kurdi.
Selain di Desa Jambak, tambah Kurdi, Pemerintah juga akan menangani penguatan tebing di Lhok Guci sepanjang 475 meter, langkah ini akan menggunakan batu gajah guna memastikan perlindungan lebih kuat terhadap jalan di sekitar kawasan tersebut.
“Dengan langkah-langkah ini, diharapkan abrasi dapat dikendalikan dan infrastruktur jalan tetap terjaga demi kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Dalam peninjuan tersebut Bupati Tarmizi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan normalisasi sungai guna mengatasi abrasi yang semakin mengkhawatirkan.
Baca juga: Abrasi dan Banjir Rob Ancam Pesisir Kabupaten Tangerang
"Kondisi sungai yang semakin melebar dan abrasi yang tinggi bisa terus menggerus badan jalan. Ini harus ditangani dengan serius," kata Tarmizi.
Ia pun menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi menjelaskan bahwa tahap awal yang dilakukan adalah penanganan akan dilakukan dengan normalisasi sungai sepanjang 400 meter guna mengalihkan arus sungai.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan melakukan pemancangan pohon kelapa sepanjang 35 meter sebagai langkah darurat untuk mencegah kerusakan badan jalan.
Baca juga: Miris! Desa Kuala Besar Langkat Terancam Tenggelam Akibat Abrasi
“Setelah itu nantinya pembangunan beronjong akan dilakukan guna memperkuat struktur tebing sungai secara permanen,” kata Kurdi.
Selain di Desa Jambak, tambah Kurdi, Pemerintah juga akan menangani penguatan tebing di Lhok Guci sepanjang 475 meter, langkah ini akan menggunakan batu gajah guna memastikan perlindungan lebih kuat terhadap jalan di sekitar kawasan tersebut.
“Dengan langkah-langkah ini, diharapkan abrasi dapat dikendalikan dan infrastruktur jalan tetap terjaga demi kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :