Kesembuhan Pasien COVID-19 di Jawa Timur Capai 78,25 Persen
Jum'at, 04 September 2020 - 14:26 WIB
loading...
Kesembuhan pasien COVID-19 di Jawa Timur mencapai 78,25 persen.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Jumlah pasien COVID-19 di Jawa Timur (Jatim) yang sembuh per Kamis (3/9/2020) mencapai 27.117 orang. Sementara jumlah yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 34.655 orang. Sehingga, prosentase kesembuhan di Jatim mencapai 78,25%.
Jumlah kesembuhan di Jatim ini merupakan prosentase kesembuhan yang tertinggi di Pulau Jawa. Dibandingkan nasional, prosentase kesembuhan mencapai 71,7% atau 132.055 orang. Jatim juga menjadi provinsi dengan jumlah testing cepat (rapid test) tertinggi di Indonesia yakni 927.529. Artinya testing sudah dilakukan sangat massal, Ibaratnya 1 dari 43 penduduk Jatim telah dites cepat.
“Selain itu, saat ini pemeriksaan PCR Jatim juga telah tembus 223.559 sampel. Artinya kurang lebih 1 dari 219 penduduk Jatim telah dilakukan tes swab. Jumlah Test PCR di Jatim tertinggi kedua setelah Jakarta pada periode Mei-Agustus 2020,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Jumat (4/9/2020).
Sementara itu, saat ini sebanyak 5.079 pasien COVID-19 masih menjalani perawatan. Sedangkan jumlah yang meninggal dunia sebanyak 2.459 orang. Angka kematian karena komorbid (penyakit penyerta) sebanyak 88%. Jadi 12% yang meninggal murni karena COVID-19. "Tingginya tingkat kesembuhan di Jatim berkat kerja keras semua pihak. Kesembuhan ini sangat tergantung kecepatan tracing, testing dan treatment,” ujar Khofifah.
BPK Jatim Tepis Sebagai Penular COVID-19 di Blitar
Jumlah kesembuhan di Jatim ini merupakan prosentase kesembuhan yang tertinggi di Pulau Jawa. Dibandingkan nasional, prosentase kesembuhan mencapai 71,7% atau 132.055 orang. Jatim juga menjadi provinsi dengan jumlah testing cepat (rapid test) tertinggi di Indonesia yakni 927.529. Artinya testing sudah dilakukan sangat massal, Ibaratnya 1 dari 43 penduduk Jatim telah dites cepat.
“Selain itu, saat ini pemeriksaan PCR Jatim juga telah tembus 223.559 sampel. Artinya kurang lebih 1 dari 219 penduduk Jatim telah dilakukan tes swab. Jumlah Test PCR di Jatim tertinggi kedua setelah Jakarta pada periode Mei-Agustus 2020,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Jumat (4/9/2020).
Sementara itu, saat ini sebanyak 5.079 pasien COVID-19 masih menjalani perawatan. Sedangkan jumlah yang meninggal dunia sebanyak 2.459 orang. Angka kematian karena komorbid (penyakit penyerta) sebanyak 88%. Jadi 12% yang meninggal murni karena COVID-19. "Tingginya tingkat kesembuhan di Jatim berkat kerja keras semua pihak. Kesembuhan ini sangat tergantung kecepatan tracing, testing dan treatment,” ujar Khofifah.
BPK Jatim Tepis Sebagai Penular COVID-19 di Blitar
Lihat Juga :