Kasrem 061/Suryakancana Resmikan Pembangunan Rumah untuk Prajurit TNI di Bogor
Minggu, 09 Maret 2025 - 18:03 WIB
loading...
Korem 061/Suryakancana meresmikan groundbreaking pembangunan perumahan bagi prajurit TNI di Kampung Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Foto/istimewa
A
A
A
BOGOR - Korem 061/Suryakancana meresmikan groundbreaking pembangunan perumahan bagi prajurit TNI di Kampung Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Pembangunan perumahan ini merupakan bagian upaya untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI AD .
Kasrem 061/Suryakancana, Kolonel Inf. Rofiq Yusuf, mewakili Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi mengatakan, ketersediaan hunian bagi prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Korem 061/SK masih terbatas. Banyak di antara mereka yang masih harus menyewa atau mengontrak rumah.
“Proyek ini menjadi solusi mendesak dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak, terutama di tengah harga properti yang terus meningkat,” ujarnya, Minggu (9/3/2025).
Baca juga: 5.571 Rumah Prajurit TNI AD dan MBR Dibangun Menteri Ara, Groundbreaking Akhir Februari
Dengan menggandeng PT Sultana Mitra Zaf dan memanfaatkan skema Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan Prajurit (BP-TWPP), proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare dan mencakup sekitar 1.000 unit rumah dengan berbagai tipe, mulai dari 30/60, 30/70, hingga 40/80.
Pembangunan ini juga selaras dengan Program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menargetkan pembangunan tiga juta unit rumah per tahun.
“Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta, diharapkan proyek ini berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi prajurit serta keluarganya,” ucapnya.
Kasrem 061/Suryakancana, Kolonel Inf. Rofiq Yusuf, mewakili Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi mengatakan, ketersediaan hunian bagi prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Korem 061/SK masih terbatas. Banyak di antara mereka yang masih harus menyewa atau mengontrak rumah.
“Proyek ini menjadi solusi mendesak dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak, terutama di tengah harga properti yang terus meningkat,” ujarnya, Minggu (9/3/2025).
Baca juga: 5.571 Rumah Prajurit TNI AD dan MBR Dibangun Menteri Ara, Groundbreaking Akhir Februari
Dengan menggandeng PT Sultana Mitra Zaf dan memanfaatkan skema Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan Prajurit (BP-TWPP), proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare dan mencakup sekitar 1.000 unit rumah dengan berbagai tipe, mulai dari 30/60, 30/70, hingga 40/80.
Pembangunan ini juga selaras dengan Program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menargetkan pembangunan tiga juta unit rumah per tahun.
“Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta, diharapkan proyek ini berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi prajurit serta keluarganya,” ucapnya.
Lihat Juga :