Riwayat Nagarakretagama dan Pararaton Gambarkan Kerajaan Singasari yang Dulunya Kediri-Tumapel

Minggu, 09 Maret 2025 - 07:47 WIB
loading...
Riwayat Nagarakretagama...
Dua kitab kuno Kakawin Nagarakretagama dan Pararaton sama-sama menggambarkan bagaimana kondisi Kerajaan Kediri dan Tumapel yang berubah nama menjadi Singasari. Foto: Dok SINDOnews
A A A
DUA kitab kuno Kakawin Nagarakretagama dan Pararaton sama-sama menggambarkan bagaimana kondisi Kerajaan Kediri dan Tumapel yang berubah nama menjadi Singasari. Kedua kitab kuno tersebut menjadi rujukan sejarah mengenai deskripsi penggambaran kehidupan dua kerajaan di masa itu.

Jika dibandingkan keduanya memang ada beberapa kesamaan yang ditulis oleh dua orang berbeda. Tapi, ada perbedaan eksplisit di antara keduanya. Pada Kakawin Pararaton misalnya terdapat uraian yang lebih luas berkat adanya tambahan sumber lain.

Baca juga: Mengungkap Strategi Kertanagara Raja Terbesar Singasari Menyatukan Nusantara

Sementara, di Kakawin Nagarakretagama Pupuh XL disebutkan tentang Raja Rajasa menjadi inti uraian Pararaton tentang cerita Ken Arok dari lahirnya sampai pencandiannya di Kegenengan pada tahun 1227. Uraian Pararaton tentang cerita Ken Arok diperluas dengan tambahan mendetail.

Sejarawan Prof Slamet Muljana pada bukunya "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit" menjelaskan Nagarakretagama pupuh XL itu mencakup tempat Raja Rajasa mendirikan kerajaannya di sebelah timur Gunung Kawi, dalam hal ini diidentikkan dengan Singasari.

Kemudian, kedua adanya pemberontakan Raja Rajasa terhadap Raja Kertajaya di Kediri pada tahun 1222 berakhir dengan kemenangan Tumapel. Ketiga pencandian Raja Rajasa di Kagenengan pada 1227 berikutnya Raja Rajasa menjadi leluhur raja-raja di Singasari dan Majapahit.

Pada Nagarakretagama Pupuh XL uraiannya hanya terdiri lima bait atau 20 baris. Hal itulah yang diperluas penulis Pararaton menjadi 16 halaman dengan diberi judul Katuturanira Ken Arok.

Sesudah itu Pararaton menyajikan uraian tentang raja-raja Singasari dan Majapahit mulai dari Anusapati pada tahun 1227 sampai Sang Mokta ri kadaton pada tahun saka 1400 (1478 Masehi).

Salah satunya cerita ketika anak janda dari Jiput yang sanggup menjadi tumbal untuk pembangunan pintu gerbang pertapaan Tapawangkeng dari Mandala Bulalak. Nama Tapawangkeng dari Mandala Bulalak itu jelas diambil dari Tantu Panggelaran.

Cerita tentang perjalanan Brahmana Lohgawe dari India ke Jawa dengan naik tiga helai daun kekatang untuk mencari Ken Arok sebagai titisan Dewa Wisnu mirip sekali dengan perjalanan Mpu Bharada dari Jawa ke Pulau Bali untuk bertemu dengan pendeta Kuturan dalam Calon Arang.

Mpu Bharada juga dikatakan naik daun kekatang (keluwih). Mpu Bharada dalam Calon Arang menjadi pola Brahmana Lohgawe dalam Pararaton. Lain daripada itu garis besar uraian Pararaton dari Raja Rajasa Sang Amurwabhumi memang sejajar sekali dengan uraian Nagarakretagama pupuh XL sampai XLIX dengan tambahan fakta sejarah yang masih beredar di masyarakat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Puluhan Pengusaha Katering...
Puluhan Pengusaha Katering di Kediri Tertipu 'Kerja Sama' Makan Gratis
Satu Keluarga Tenggak...
Satu Keluarga Tenggak Racun Gegara Terlilit Utang Pinjol di Kediri
Demokrat Usung Anak...
Demokrat Usung Anak Pramono Anung di Pilkada Kediri dan Istri Azwar Anas di Banyuwangi
Rekomendasi
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Berita Terkini
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved