Viral! Oknum Polisi Cekik dan Ancam Pencari Bekicot di Grobogan
Sabtu, 08 Maret 2025 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Kejadian bermula saat Kusyanto tengah mencari bekicot di perbatasan Desa Sobo, Kecamatan Geyer, Grobogan, dengan Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Boyolali. Pria berusia 43 tahun itu kemudian ditangkap oleh Aipda IR bersama warga di area persawahan dekat jembatan.
Baca juga: Oknum Polisi Aniaya Ibu Kandung di Cileungsi Bogor hingga Tewas
Menurut warga, mereka sering kehilangan pompa air selama beberapa bulan terakhir dan mencurigai sebuah sepeda motor yang sering diparkir di pinggir sawah pada malam hari. Sepeda motor tersebut ternyata milik Kusyanto, yang hanya mencari bekicot.
Tanpa bukti, Kusyanto langsung ditangkap dan tangannya diikat dengan tali. Dalam perjalanan sejauh 1 kilometer menuju rumah Aipda IR, korban mengaku sempat menerima beberapa pukulan di kepala.
Sesampainya di rumah oknum polisi tersebut, ia dipaksa mengaku dengan cara dicekik dan diancam pukulan ke kepala.
Bahkan, terdengar ancaman akan "menghabisi" korban jika tidak mengakui perbuatannya. Namun, karena merasa tidak bersalah, Kusyanto tetap bersikeras bahwa dirinya hanya mencari bekicot.
Beberapa warga yang merasa iba akhirnya membawa Kusyanto ke Polsek Geyer untuk menghindari amuk massa.
Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi tidak menemukan pompa air atau barang curian lainnya dalam karung milik korban. Karung tersebut hanya berisi bekicot hasil tangkapannya.
Baca juga: Oknum Polisi Aniaya Ibu Kandung di Cileungsi Bogor hingga Tewas
Menurut warga, mereka sering kehilangan pompa air selama beberapa bulan terakhir dan mencurigai sebuah sepeda motor yang sering diparkir di pinggir sawah pada malam hari. Sepeda motor tersebut ternyata milik Kusyanto, yang hanya mencari bekicot.
Tanpa bukti, Kusyanto langsung ditangkap dan tangannya diikat dengan tali. Dalam perjalanan sejauh 1 kilometer menuju rumah Aipda IR, korban mengaku sempat menerima beberapa pukulan di kepala.
Sesampainya di rumah oknum polisi tersebut, ia dipaksa mengaku dengan cara dicekik dan diancam pukulan ke kepala.
Bahkan, terdengar ancaman akan "menghabisi" korban jika tidak mengakui perbuatannya. Namun, karena merasa tidak bersalah, Kusyanto tetap bersikeras bahwa dirinya hanya mencari bekicot.
Beberapa warga yang merasa iba akhirnya membawa Kusyanto ke Polsek Geyer untuk menghindari amuk massa.
Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi tidak menemukan pompa air atau barang curian lainnya dalam karung milik korban. Karung tersebut hanya berisi bekicot hasil tangkapannya.
Lihat Juga :