4.258 Jiwa Mengungsi akibat Banjir Jakarta
Rabu, 05 Maret 2025 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Kelurahan Kedaung Kali Angke
19. Masjid Jami Alfudholah (37 Jiwa)
Kelurahan Pengadegan
20. Rusunawa Pengadegan (200 Jiwa)
21. GOR Pengadegan (500 Jiwa)
22. Kantor Kecamatan (80 jiwa)
23. Yayasan Lia (50 Jiwa)
24. Town House Pengadegan (15 Jiwa)
25. SD 03 Pengadegan (30 jiwa)
Bantuan BPBD:
* Makanan Siap Saji
* Paket kidsware
* Air Mineral
* Selimut
* Family Kit
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan mayoritas banjir besar yang mengepung sejumlah wilayah di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat merupakan kiriman dari kawasan Bogor, Jawa Barat. Dia menuturkan, intensitas hujan di Jakarta tergolong rendah di bawah 150 milimeter.
"Sekarang ini boleh dikatakan mayoritas hampir 90 persen lebih adalah kiriman. Karena curah hujan di Jakarta sendiri cukup rendah masih. Jadi curah hujan akan menjadi tinggi bebannya, menjadi banjir kalau di atas 150. Nah yang di atas 150 termasuk 180 bahkan ada yang 200, itu semuanya terjadi di atas," kata Pramono di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).
“Tetapi kami tidak mau menyalahkan siapa pun. Ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Jakarta untuk mengatasi itu,” pungkasnya.
19. Masjid Jami Alfudholah (37 Jiwa)
Kelurahan Pengadegan
20. Rusunawa Pengadegan (200 Jiwa)
21. GOR Pengadegan (500 Jiwa)
22. Kantor Kecamatan (80 jiwa)
23. Yayasan Lia (50 Jiwa)
24. Town House Pengadegan (15 Jiwa)
25. SD 03 Pengadegan (30 jiwa)
Bantuan BPBD:
* Makanan Siap Saji
* Paket kidsware
* Air Mineral
* Selimut
* Family Kit
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan mayoritas banjir besar yang mengepung sejumlah wilayah di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat merupakan kiriman dari kawasan Bogor, Jawa Barat. Dia menuturkan, intensitas hujan di Jakarta tergolong rendah di bawah 150 milimeter.
"Sekarang ini boleh dikatakan mayoritas hampir 90 persen lebih adalah kiriman. Karena curah hujan di Jakarta sendiri cukup rendah masih. Jadi curah hujan akan menjadi tinggi bebannya, menjadi banjir kalau di atas 150. Nah yang di atas 150 termasuk 180 bahkan ada yang 200, itu semuanya terjadi di atas," kata Pramono di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).
“Tetapi kami tidak mau menyalahkan siapa pun. Ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Jakarta untuk mengatasi itu,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :