Kisah Dramatisnya Pangeran Diponegoro Lolos dari Sergapan Belanda di Sungai
Sabtu, 01 Maret 2025 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
Kolone pertama di bawah Mayor Sollewijn, kolone kedua dipimpin oleh Kapten van de Polder, dan kolone ketiga, yang berada di tengah, dipimpin oleh Jenderal de Kock sendiri, dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia".
Kolone pertama yang bergerak ke desa jeblok dihadang oleh pasukan Diponegoro sehingga terjadi pertempuran hebat, sedangkan kolone kedua dan ketiga bergerak ke Kasihan. Diponegoro yang mengonsentrasikan kekuatannya di desa ini, diserbu oleh pasukan lawan. Pertempuran seru pun terjadi.
Pasukan Diponegoro bertempur dengan berani tanpa menghiraukan tembakan meriam. Di pihak Mandung jatuh korban 40 orang. Diponegoro berhasil meloloskan diri dari kepungan lawan bergerak ke Gegulu di tepi barat Sungai Progo.
Dengan susah payah pasukan yang dipimpin Mayor Sollewijn berhasil sampai Gegulu, dan menemukan desa ini telah kosong dan dibakar. Sebaliknya, di Desa Kaliwatang pasukan Sollewijn dihadang oleh pasukan Diponegoro.
Dalam pertempuran di Kaliwatang jatuh korban 40 orang di pihak Diponegoro. Pada operasi pengejaran ini Jenderal de Kock gagal menangkap Diponegoro, tetapi berhasil membersihkan pangkalan lawan di sekitar negara Yogyakarta.
Kolone pertama yang bergerak ke desa jeblok dihadang oleh pasukan Diponegoro sehingga terjadi pertempuran hebat, sedangkan kolone kedua dan ketiga bergerak ke Kasihan. Diponegoro yang mengonsentrasikan kekuatannya di desa ini, diserbu oleh pasukan lawan. Pertempuran seru pun terjadi.
Pasukan Diponegoro bertempur dengan berani tanpa menghiraukan tembakan meriam. Di pihak Mandung jatuh korban 40 orang. Diponegoro berhasil meloloskan diri dari kepungan lawan bergerak ke Gegulu di tepi barat Sungai Progo.
Dengan susah payah pasukan yang dipimpin Mayor Sollewijn berhasil sampai Gegulu, dan menemukan desa ini telah kosong dan dibakar. Sebaliknya, di Desa Kaliwatang pasukan Sollewijn dihadang oleh pasukan Diponegoro.
Dalam pertempuran di Kaliwatang jatuh korban 40 orang di pihak Diponegoro. Pada operasi pengejaran ini Jenderal de Kock gagal menangkap Diponegoro, tetapi berhasil membersihkan pangkalan lawan di sekitar negara Yogyakarta.
(rca)
Lihat Juga :