Lika-liku Cinta Sejati Jenderal Kopassus AM Hendropriyono, Taklukkan Hati dengan Topi hingga Jualan Es Mambo

Jum'at, 28 Februari 2025 - 08:32 WIB
loading...
A A A
"Bapak itu romantis, waktu saya selesai long march, Bapak ambilkan air hangat untuk merendam kaki saya yang bengkak-bengkak," kenang Tati, wanita cantik kelahiran Magelang tersebut.

Perlahan, benih cinta mulai tumbuh di hati Tati. Setahun setelah pertemuan pertama, Tati akhirnya menerima lamaran Hendropriyono pada tahun 1970. Cinta mereka terus bersemi meskipun banyak ujian menghadang.

Saat merencanakan pernikahan, ada dua lagu romantis yang mengiringi keduanya dalam berdiskusi. Pertama, lagu "Help Me Make It Throught the Night" yang dipopulerkan penyanyi Kris Kristofferson dan "Love Me Tender" yang dinyanyikan oleh Elvis Presley.

"Dulu kan lagunya itu-itu saja, kita dengar lagu-lagunya dari piringan hitam punya kakek dia," tutur Hendro yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini.

Tantangan Hidup Sebagai Istri Prajurit

Tak lama setelah menikah, Tati harus menghadapi kenyataan ditinggal suaminya yang bertugas ke Australia. Selama enam bulan, mereka hanya bisa berkomunikasi lewat surat.

"Kita komunikasi cuma pakai surat-surat, jadi masih kayak orang pacaran aja rasanya," tuturnya.

Ujian lainnya datang ketika Hendropriyono mengalami luka serius saat bertugas di Kalimantan Utara. Tak tahan menunggu kabar, Tati meminta izin untuk menyusul sang suami ke medan perang. Ia menjadi satu-satunya istri prajurit yang ikut dalam operasi militer di wilayah tersebut.

"Jadi, satu-satunya istri yang ikut operasi di Kalimantan Utara waktu itu, cuma saya," kata wanita yang mengaku tak memiliki hobi belanja ini.

Di tengah kerasnya kehidupan di medan perang, Tati tetap mampu beradaptasi. Ia berbagi makanan dengan warga sekitar dan memasakkan ayam arak untuk wanita yang baru melahirkan. Hal ini membuatnya semakin dihormati di lingkungan tersebut.

Dari Medan Perang ke Jualan Es Mambo


Saat Hendropriyono kembali bertugas di Jakarta, mereka tinggal di sebuah kamar kecil dengan penerangan lampu tempel.

"Kita tidur dengan penerangan lampu tempel, waktu bangun hidungnya hitam semua," kata Hendropriyono yang dijuluki The Master of Intelligence ini.

Untuk mencukupi kebutuhan, Tati memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur dan membuat kolam ikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2034 seconds (0.1#10.24)