Kisah Tentara Belanda Kalang Kabut Diserang Pasukan Pangeran Diponegoro
Senin, 24 Februari 2025 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya
Maka ketika Belanda memutuskan untuk mengganti pejabat militernya di Yogyakarta dan Surakarta, pejabat militer Belanda di Surakarta disambut dengan dingin. Sang pejabat bertemu dengan Sunan Surakarta yang berusia 17 tahun, guna memastikan posisi Surakarta.
Pertemuan itu memberikan kesan kepada pejabat Belanda bahwa, Sunan terkesan tidak peduli terhadap pemberontakan Pangeran Diponegoro.
Sikap Sunan yang acuh terhadap pemberontakan dan tidak berpihak kepada pemberontak melegakan de Kock.
Ia sadar bahwa ia harus bekerja keras untuk mengatasi pelbagai kesulitan, kekuatan militer yang ada di Yogyakarta dan Surakarta hanya tiga resimen, terbagi resimen infantri, resimen hussar, dan resimen artileri, ditambah Legiun Mangkunegoro yang jumlah seluruhnya 1.800 orang.
Maka ketika Belanda memutuskan untuk mengganti pejabat militernya di Yogyakarta dan Surakarta, pejabat militer Belanda di Surakarta disambut dengan dingin. Sang pejabat bertemu dengan Sunan Surakarta yang berusia 17 tahun, guna memastikan posisi Surakarta.
Pertemuan itu memberikan kesan kepada pejabat Belanda bahwa, Sunan terkesan tidak peduli terhadap pemberontakan Pangeran Diponegoro.
Sikap Sunan yang acuh terhadap pemberontakan dan tidak berpihak kepada pemberontak melegakan de Kock.
Ia sadar bahwa ia harus bekerja keras untuk mengatasi pelbagai kesulitan, kekuatan militer yang ada di Yogyakarta dan Surakarta hanya tiga resimen, terbagi resimen infantri, resimen hussar, dan resimen artileri, ditambah Legiun Mangkunegoro yang jumlah seluruhnya 1.800 orang.
(shf)
Lihat Juga :