Kisah Ahmad Sutansyah Siregar, Penghafal Alquran dan Jago Taekwondo Jadi Casis SIPSS 2025
Minggu, 23 Februari 2025 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
"Saya daftar baru pertama ini. Alhamdulillah lolos seleksi tahap 1. Ini masih mengikuti rangkaian tes berikutnya," jelasnya.
Terkait kendala, Sutan mengakui harus beradaptasi dengan cuaca di Semarang yang dirasa agak panas. Namun demikian, ia mengaku tak menjadi hambatan, karena selalu banyak minum air putih, istirahat cukup, dan tidak banyak begadang.
"Untuk persiapan persiapan, saya membawa materi dari rumah. Kebetulan disini tidak diperbolehkan memegang handphone. Saya bawa materi hard copy," lanjutnya.
Selain tes akademik, Sutan juga sudah menyiapkan fisiknya untuk mengikuti seleksi ini. Tes berikutnya ketrampilan, tes pengisian Inventori, penelusuran mental kepribadian dan sidang tahap akhir.
"Kegiatan disini, itu mulai bangun pagi Salat Subuh, apel pagi, setelah itu makan pagi, kemudian aktivitas. Paling terakhir jam 8 malam, dibebaskan membersihkan diri atau mencuci pakaian," katanya.
Selain hafal Quran dan cemerlang sekolahnya, Sutan juga jagoan taekwondo. Semasa kelas 8 SMP, sudah meraih juara 3 Taekwondo Jaguar Cup. Kemudian kelas 10 SMA, juara nasional di GOR Ciracas, Jakarta Timur.
"Kelas 10 SMA saya menjuarai Taekwondo Indonesian Student Taekwondo Championship, Juara 1," tegasnya.
Sutan merupakan anak tunggal. Orangtuanya juga merupakan abdi negara berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang bertugas di Korps Brimob Kelapa Dua. Menurutnya, cita-citanya ini juga merupakan bagian meneruskan perjuangan orang tuanya.
"Semoga bisa lolos, dan nanti menjadi anggota Polri yang baik, yang mengayomi masyarakat, melayani, dan menjaga semua ketertiban demi menjaga citra baik polisi ke depannya," harapnya.
Terkait kendala, Sutan mengakui harus beradaptasi dengan cuaca di Semarang yang dirasa agak panas. Namun demikian, ia mengaku tak menjadi hambatan, karena selalu banyak minum air putih, istirahat cukup, dan tidak banyak begadang.
"Untuk persiapan persiapan, saya membawa materi dari rumah. Kebetulan disini tidak diperbolehkan memegang handphone. Saya bawa materi hard copy," lanjutnya.
Selain tes akademik, Sutan juga sudah menyiapkan fisiknya untuk mengikuti seleksi ini. Tes berikutnya ketrampilan, tes pengisian Inventori, penelusuran mental kepribadian dan sidang tahap akhir.
"Kegiatan disini, itu mulai bangun pagi Salat Subuh, apel pagi, setelah itu makan pagi, kemudian aktivitas. Paling terakhir jam 8 malam, dibebaskan membersihkan diri atau mencuci pakaian," katanya.
Jago Taekwondo
Selain hafal Quran dan cemerlang sekolahnya, Sutan juga jagoan taekwondo. Semasa kelas 8 SMP, sudah meraih juara 3 Taekwondo Jaguar Cup. Kemudian kelas 10 SMA, juara nasional di GOR Ciracas, Jakarta Timur.
"Kelas 10 SMA saya menjuarai Taekwondo Indonesian Student Taekwondo Championship, Juara 1," tegasnya.
Sutan merupakan anak tunggal. Orangtuanya juga merupakan abdi negara berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang bertugas di Korps Brimob Kelapa Dua. Menurutnya, cita-citanya ini juga merupakan bagian meneruskan perjuangan orang tuanya.
"Semoga bisa lolos, dan nanti menjadi anggota Polri yang baik, yang mengayomi masyarakat, melayani, dan menjaga semua ketertiban demi menjaga citra baik polisi ke depannya," harapnya.
(shf)
Lihat Juga :